IN THE SPOTLIGHT

Tuhiyat

Telah beroperasi sejak 2019, keberadaan angkutan cepat Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta telah mengubah tatanan dan skyline kota, selain perilaku dan budaya masyarakat dalam bertansportasi, secara signifikan. MRT Fase 1 yang menghubungkan Stasiun Lebak Bulus hingga Bunderan HI telah berhasil mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak ragu menggunakan transportasi berbasis kereta listrik yang sudah digagas puluhan tahun lalu.

Sudah dioperasikan sejak 2019, keberadaan angkutan cepat Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta telah mengubah tatanan dan skyline kota, selain perilaku dan budaya masyarakat dalam bertansportasi, secara signifikan. MRT Fase 1 yang menghubungkan Stasiun Lebak Bulus hingga Bunderan HI telah berhasil mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak ragu menggunakan transportasi berbasis kereta listrik yang sudah digagas puluhan tahun lalu.

Pembangunan MRT akan jauh lebih efektif untuk mengantisipasi polusi kendaraan pribadi

Kebutuhan moda transportasi umum MRT ini terus berkembang dan sesuai rencana akan merambah kawasan-kawasan lain di Jakarta. Setelah Fase 1 digunakan secara efektif dan efisien hingga kini, maka Jakarta akan kembali memiliki MRT Fase 2 yang menghubungkan Stasiun Bunderan HI hingga Kota. Bagaimana proses pengerjaan dan tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan mimpi pembangunan MRT Fase 2 ini? Tuhiyat selaku Direktur Utama MRT Jakarta menjelaskan semuanya secara langsung di kantor PT MRT Jakarta yang terletak di Wisma Nusantara kepada Construction+ Indonesia.

Progres MRT Jakarta Fase 2A (Bundaran HI – Kota) hingga 25 Mei 2023

Tuhiyat sudah bergabung dengan PT MRT Jakarta sejak tahun 2013, dan sampai dengan tahun 2020 ia menjabat selaku Direktur Administrasi, di mana core-nya pada bagian keuangan. Usai diamanatkan untuk salah satu direktur utama dari joint venture di PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, di mana pemegang sahamnya terbagi atas, 51% dimiliki oleh PT MRT Jakarta yang mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 49% milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mewakili Kementerian Badan Umum Milik Negara (BUMN) Pemerintah Indonesia, Tuhiyat mengemban dua tugas dan tanggung jawab.

Perkembangan dan progres CP 201


To read the complete article, register your details above
to be notified once the revamped Construction Plus App is ready!