NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Jalan Nasional Kota Jambi Menuju Zona Lima

Foto: PUPR

Dalam perjalanan dari Kota Jambi menuju kawasan Cagar Budaya Candi Muaro Jambi, tepatnya di Jalan Batanghari II – Zona Lima (STA 07+000), Kabupaten Muaro Jambi, Kamis, 7 April 2022, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri meninjau pembangunan dan peningkatan kualitas jalan nasional Kota Jambi (Batanghari II) – Zona Lima. Proyek ini merupakan akses utama menuju Candi Muaro Jambi dan Pelabuhan Muara Sabak di Provinsi Jambi.

Peningkatan kualitas Jalan Batanghari II – Zona Lima sepanjang 33 km telah memasuki tahap penyelesaian akhir untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas tiga wilayah, yakni Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Ruas Batanghari II – Zona Lima terhubung dengan ruas Zona Lima – Muara Sabak sepanjang 28,80 km yang merupakan akses utama menuju Pelabuhan Logistik Muara Sabak.

Menteri Basuki mengatakan bahwa peningkatan aksesibilitas dan konektivitas jaringan infrastruktur jalan tersebut dibangun untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara. Akses jalan yang semakin baik juga akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar yang semakin berkembang dengan kebangkitan harga komoditas sawit dan batubara.

Foto: PUPR

Bosar Hasoloan Pasaribu selaku Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi mengatakan bahwa pembangunan jalan nasional Batanghari II – Zona Lima dan Zona Lima – Muara Sabak telah dimulai sejak 2016 untuk meningkatkan konektivitas antara Kota Jambi – Pelabuhan Muara Sabak dengan anggaran total sekitar Rp 578 Milyar. Khusus pada tahun 2020 – 2022, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 119,4 miliar untuk penanganan Batanghari II – Zona Lima dan senilai Rp 113,7 miliar untuk penanganan Jalan Zona Lima – Muara Sabak sesuai standar nasional lebar bahu jalan 7 meter.

“Saat ini progres penanganan Jalan Batanghari II – Zona Lima sudah 98% dan Jalan Zona Lima – Muara Sabak sudah 88%. Seluruhnya ditargetkan selesai Mei 2022 dengan harapan juga dapat mengurangi kemacetan Simpang Sinjenjang karena menjadi simpang kendaraan bermuatan batu bara dan sawit menuju Pelabuhan Talang Duku,” ujar Bosar.

Dalam peninjauannya, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Anggota Komisi V DPR RI H Bakri, Gubernur Jambi Al Haris, dan Bupati Muaro Jambi Masnah Busro. — Construction+ Online