PROJECTS

Hideout Falcon

Hanya berjarak 11 kilometer dari puncak Gunung Agung dan memiliki udara pegunungan yang sangat sejuk, sebuah akomodasi glamping (glamorous camping) yang didesain dengan material bambu berdiri dengan nama Hideout Falcon. Dikelilingi hutan dan persawahan Bali yang masih sangat asri, ide desain dari proyek ini terinspirasi dari burung elang yang sudah mulai punah dan hidup di sekitar Gunung Agung.

Untuk menerjemahkan keinginan pemilik terhadap sebuah akomodasi yang unik, baik dari segi desain, fasilitas, material bangunan, konsep akomodasi, dan segmen pengguannya, maka Studio WNA mendesain Hideout Falcon dengan privasi yang sangat baik, namun tetap berkonsep terbuka dan memiliki kedekatan dengan alam Bali. Kedekatan dengan alam ini memberikan terapi untuk kesegaran jiwa dari penatnya raga oleh kesibukan masyarakat kota.

KONSEP GLAMPING BERKELANJUTAN
Hideout Falcon menargetkan para pasangan muda yang mencintai alam, adventurous, honeymooner, dan juga orang-orang yang ingin merasakan hidup seperti orang lokal Bali dengan segala keindahan budaya dan alamnya. Pengalaman berkesan itulah yang diberikan oleh manajemen lewat proyek hospitality yang mungkin tidak akan didapatkan dari layanan akomodasi lain.


To read the complete article, register your details above
to be notified once the revamped Construction Plus App is ready!

DATA PROYEK
Nama Proyek: Hideout Falcon
Lokasi: Selat, Karangasem, Bali
Selesai: 2019
Luas Tapak: 400 meter persegi
Luas Bangunan: 42 meter persegi (lantai utama) & 57 meter persegi (decking)
Pemilik/Klien: Jarmil Lhotak & Alena Fibichová
Konsultan Arsitektur: Studio WNA
Principal Architect: Widhi Nugroho
Konsultan Desain Interior: Rass Interior
Principal Designer: Putri Wiwoho, Jarmil Lhotak & Alena Fibichová
Kontraktor Utama: Bamboo Artisan
Interior Fit-Out Contractor: Rass Interior
Foto/Gambar: Valentino Luis, @driftersandlovers, @gustindra & @hideoutbali