STUDENT FEATURE

Pusat Kebugaran Jasmani

LATAR BELAKANG
Terdapat empat fasilitas pendidikan yang berdekatan di area Jalan Kebonjati, Bandung, yaitu SMA Pasundan 3, SMAN 4 Bandung, Sekolah Kristen Bina Bakti, dan SMA Trinitas. Hampir semua institusi pendidikan ini tidak memiliki fasilitas kebugaran yang memadai dibandingkan dengan fasilitas yang ada di area Bandung tengah.

Selain institusi pendidikan, dalam radius 500 hingga 2.000 kilometer area Jalan Kebonjati di Bandung mencakup dua fungsi zonasi lainnya, yakni zona kesehatan dengan adanya rumah sakit dan apotek, serta zona komersial berupa pertokoan, seperti Pascal Hyper Square.

Kedua isu tersebut mendorong terciptanya ide untuk mendesain Pusat Kebugaran Jasmani. Faslitas wellness centre ini menjadi suatu pusat kegiatan yang mewadahi fungsi pendidikan, kesehatan, dan komersial, namun yang tidak merusak nada fungsi kawasan tersebut.

KONSEP ZONA BLACK DAN WHITE
Konsep desain Pusat Kebugaran Jasmani di Bandung ini terinspirasi dari dua aspek kesehatan yang merepresentasikan kesehatan fisik dan mental. Kesehatan fisik direpresentasikan dengan zona hitam, sementara kesehatan mental direpresentasikan dengan warna putih. Konsep zona hitam dan putih ini kemudian diaplikasikan dengan pembagian massa bangunan yang dikelompokkan berdasarkan tipe kegiatan yang mengacu pada warna alami dalam aktivitas kebugaran.

Massa putih diperuntukkan untuk kegiatan yang membutuhkan koneksi visual dengan ruang luar. Oleh karenanya, massa ini memiliki fitur bukaan sehingga dapat menghadirkan view yang menarik dari dalam ruang kebugaran yang meliputi gym, running track, dance studio, dan swimming pool.

Sementara itu, massa hitam mewadahi aktivitas yang terkonsentrasi sehingga pertimbangan desainnya perlu lebih fokus kepada kualitas ruang. Dengan demikian, bukaan ruangnya dapat diminimalisasi supaya aktivitas dalam ruang dapat lebih ditonjolkan, beberapa di antaranya yaitu dengan area squash, multicourt, dan hill-climb.

Kedua massa ini dihubungkan dengan zona buffer, yaitu berupa area sirkulasi dengan vegetasi sehingga menghadirkan ruang hijau di tengah kedua massa. Zona buffer ini juga menjadi elemen view semi publik bagi massa putih.

KESEIMBANGAN DESAIN
Dari sisi eksterior, konsep warna diterapkan sesuai dengan konsep massa, yaitu dengan perpaduan warna monokrom hitam dan putih. Massa putih dengan dominasi warna eksterior putih memberikan kesan clean dan sleek di sepanjang muka jalan.

Sementara itu massa eksterior hitam seolah menjadi highlight yang melingkupi sekaligus menyeimbangkan tampilan eksterior. Kehadiran proyek ini memungkinkan orang yang tinggal dan beraktivitas di area Jalan Kebon Jati dapat menggunakan fasilitas kebugaran dengan akses yang lebih mudah.

DATA PROYEK
Nama Proyek: Pusat Kebugaran Jasmani
Lokasi: Jalan Kebon Jati, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Bandung, Jawa Barat
Luas Tapak: 3.467 meter persegi
KDB (70%): 2.427 meter persegi
KLB (2,4): 8.321 meter persegi
Nama Mahasiswa: Armor Matahati
Universitas: Universitas Katolik Parahyangan
Dosen Pembimbing: Ir. Mimie Purnama, MT
Dosen Penguji: Dr. Rahadian P.Herwindo, MT
Ir. Sudianto Aly, MT