COMMENTARY ONLINE EXCLUSIVE

Tentukan Jenis Lighting yang Tepat untuk Proyek Anda!

Pemilihan jenis lighting harus memiliki ketepatan pada fungsinya | Foto: Shutterstock

Oleh Angel Sarwono

Lighting merupakan istilah penataan cahaya yang digunakan sebagai unsur artistik yang bermanfaat untuk mendukung dan membentuk suasana. Lighting pada desain interior mengacu pada aspek pencahayaan terhadap suatu ruangan.

Pencahayan (lighting) menjadi elemen yang penting untuk menciptakan suasanan ruangan menjadi liveable atau layak huni. Pemilihan jenis pencahayaan yang kurang tepat akan memberikan dampak yang tidak baik bagi penghuninya.

Di dalam instalasi lighting, terdapat 5 jenis lighting, yaitu general lighting, accent lighting, task lighting, wall washer lighting, dan kinetic lighting. Kelima jenis pencahayaan tersebut memiliki fungsi dan karakteristiknya masing-masing.

Pemilihan jenis pencahayaan yang kurang tepat akan memberikan dampak yang tidak baik bagi penghuninya | Foto: Shutterstock

GENERAL LIGHTING
Dikenal juga dengan ambient lighting, jenis ini ditentukan berdasarkan posisi lampu yang terpasang dan terbagi menjadi tiga:

  • Lampu langit-langit dengan cahaya yang mengarah ke bawah
  • Lampu dinding dan lantai dengan arah cahaya yang menyinari dinding atau langit-langit bangunan atau ruangan
  • Lampu lantai dan dinding yang cahayanya memantul (lampu cove)

Peletakan jenis lighting ini dilakukan dengan memasang lampu di tengah ruangan atau di beberapa titik secara simetris dan merata. Penggunaan pencahayaan ini bertujuan untuk menghasilkan cahaya secara menyeluruh pada suatu ruangan agar terlihat lebih terang.

ACCENT LIGHTING
Berbeda dengan jenis pencahayaan lainnya, tujuan utama penggunaan pencahayaan ini adalah untuk menonjolkan bentuk keindahan yang lebih detail dari suatu objek, seperti lukisan, ataupun benda seni. Karena tujuannya untuk menonjolkan suatu objek, maka tingkat keterangan cahaya yang dihasilkan adalah tiga kali lipat lebih terang dibandingkan dengan terang dari cahaya ruangan itu sendiri.

Umumnya, lampu penerangan accent dipasang tersembunyi atau ditempatkan pada langit-langit. Jenis pencahayaan yang digunakan dalam penggunaan accent lighting terbagi menjadi tiga jenis:

  • Lampu spotlight
  • Lampu holoten
  • Lampu tungsten
  • Lampu mini spot

TASK LIGHTING
Ini merupakan jenis pencahayaan yang bertujuan untuk memberikan penerangan pada ruangan atau area untuk membantu dalam melakukan suatu aktivitas tertentu, misalnya lighting yang ditempatkan pada area kerja. Sifat dari pencahayaan ini adalah bebas silau sehingga cocok untuk digunakan dalam melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi yang lebih.

Decorative lighting akan sangat menarik untuk memperkuat desain interior ruang | Foto: Shutterstock

DECORATIVE LIGHTING
Pencahayaan ini memiliki tujuan untuk menunjukkan tampilan desain dekoratif terhadap susunan atau penataan suatu ruangan. Namun, hal yang akan ditonjolkan bukanlah suatu benda yang ada dalam ruangan tersebut, melainkan decorative lighting atau lampu yang digunakan itu sendiri.

WALL WASHER LIGHTING
Pantulan cahaya yang dihasilkan dari pencahayaan jenis dimanfaatkan untuk menerangi dinding ataupun tiang dari sebuah bangunan maupun ruangan. Hasilnya, keindahaan dari dinding atau tiang yang menggunakan pencahayaan ini akan terlihat lebih indah dengan tekstur yang lebih jelas dan menonjol.

Jenis lampu yang digunakan pada wall washer lighting adalah LED strip karena mudah untuk diatur dengan cara membentuk lekukan sesuai dengan bentuk yang diinginkan, selain juga panjang LED strip yang dapat disesuaikan.

KINETIC LIGHTING
Kinetic lighting merupakan pencahayaan bergerak. Sifat dari cahaya yang dihasilkan pun akan terasa lebih lembut dengan suasana yang lebih tenang, romantis, dan juga dramatis. Sumber yang dapat menghasilkan cahaya dari kinetic lighting ini, antara lain:

  • Lilin
  • Lentera
  • Obor
  • Pencahayaan api lainnya

Dari kelima jenis lighting di atas, dapat juga disimpulkan bahwa penggunaan pencahayaan yang akan digunakan sebaiknya disesuaikan dengan konsep bangunan atau ruangan. Penggunaan lighting pada ruangan-ruangan yang besar pastinya akan menggunakan lampu dari jenis lighting yang memiliki pencahayaan yang cakupannya lebih besar dan cerah. Hal terpenting adalah pemilihan jenis lighting harus memiliki ketepatan pada fungsinya. — Construction+ Online


Disclaimer: Construction+ makes reasonable efforts to present accurate and reliable information on this website, but the information is not intended to provide specific advice about individual legal, business, or other matters, and it is not a substitute for readers’ independent research and evaluation of any issue. If specific legal or other expert advice is required or desired, the services of an appropriate, competent professional should be sought. Construction+ makes no representations of any kind and disclaims all expressed, implied, statutory or other warranties of any kind, including, without limitation, any warranties of accuracy and timeliness of the measures and regulations; and the completeness of the projects mentioned in the articles. All measures, regulations and projects are accurate as of the date of publication; for further information, please refer to the sources cited.

Hyperlinks are not endorsements: Construction+ is in the business of promoting the interests of its readers as a whole and does not promote or endorse references to specific products, services or third-party content providers; nor are such links or references any indication that Construction+ has received specific authorisation to provide these links or references. Rather, the links on this website to other sites are provided solely to acknowledge them as content sources and as a convenient resource to readers of Construction+.