NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

Seluruh Infrastruktur dan Sarana Pendukung KTT G20 2022 Ditargetkan Rampung Agustus

Foto: PUPR

Sejumlah dukungan infrastruktur dan sarana prasarana di beberapa daerah di Indonesia untuk Presidensi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 mulai dirampungkan. Pemerintah Indonesia menargetkan seluruh pekerjaan tersebut akan selesai seluruhnya paling lambat pada Agustus 2022.

KTT G20 merupakan pertemuan puncak yang dihadiri seluruh kepala pemerintahan/negara anggota G20. Anggota G20 sendiri terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa. Forum ini diyakini merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.

Terkait mengenai proyek-proyek yang tengah diselesaikan Pemerintah, terutama pengembangan yang ditujukan untuk mendukung KTT G20, disampaikan oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR di Jakarta, Selasa, 28 Juni 2022. “Tahun 2022 ini Cipta Karya ditugaskan melaksanakan kegiatan strategis untuk pelaksanaan G20 dan juga dukungan event internasional, salah satunya Renovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan alokasi Rp 891 miliar. Saat inj progres fisiknya 59,17% dan harus selesai di Juli 2022,” jelas Diana.

Kementerian PUPR juga mendapatkan tugas melakukan pembangunan terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mempermudah akses tamu KTT G20. “Pekerjaan VVIP Bandara Ngurah Rai alokasi anggarannya sebesar Rp 52 miliar dengan progres fisiknya 53,97%, dan Agustus 2022 harus selesai,” tambahnya.

Diana juga menambahkan bahwa Penataan Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai juga ditargetkan selesai di Juli 2022 dengan progres fisik 50,55%. Penataan Kawasan Mangrove yang berada di sekitar kawasan Waduk Muara Nusa Dua tersebut akan digunakan sebagai showcase mangrove. Sementara itu, penataan koridor kawasan Mandalika sudah selesai progres fisiknya 70,15%. “Untuk peningkatan fasilitas pendukung di Labuan Bajo, saat ini baru 19,31%. Namun, kami upayakan Agustus 2022 juga sudah selesai,” tambah Diana. — Construction+ Online