NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

Sejumlah Proyek Citarum Harum di Cekungan Bandung Jadi Destinasi Wisata

Foto: PUPR

Program Citarum Harum yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo lewat Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum telah berjalan sesuai jadwal. Sejumlah infrastruktur pengendali banjir di Cekungan Bandung mulai rampungkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan bahwa pengendalian banjir di Kawasan Bandung Selatan menjadi salah satu Program Citarum Harum yang memerlukan sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. “Program ini telah disepakati dalam rencana aksi yang mengatur tanggung jawab masing-masing stakeholder,” ujar Menteri Basuki.

Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Ditjen Sumber Daya Air merampungan beberapa proyek, di antaranya adalah Embung Gedebage, Kolam Retensi Cieunteung, dan Kolam Retensi Andir. Di samping berfungsi untuk mengurangi luapan Sungai Citarum di Cekungan Bandung, ketiga infrastruktur ini juga dimanfaatkan masyarakat sebagai destinasi wisata dan sarana olahraga.

Foto: PUPR

Embung Gedebage yang selesai dibangun pada Desember 2018 di atas lahan seluas 7,2 ha dengan kapasitas tampung sebesar 270.000 m3 ini bermanfaat sebagai tampungan air untuk musim kemarau dan penguatan kemampuan pengendalian banjir (13 desa, 332 KK, 32 hektar mengurangi banjir). Di tengah embung dibangun masjid Al Jabbar sehingga seolah-olah seperti masjid terapung.

Sementara itu, Kolam Retensi Cieunteung yang terletak di Baleendah juga dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana olahraga seperti memancing dan lari di jogging track sepanjang 1.357 meter. Kolam retensi ini selesai dibangun pada 2018 dengan volume tampung 190.000 m3 yang mampu mereduksi banjir seluas 91 ha (sekitar 1250 bangunan/rumah).

Terakhir, Kolam Retensi Andir yang sudah dioperasikan pada akhir 2021 silam. Kolam retensi yang dibangun pada November 2020 hingga Desember 2021 ini memiliki volume tampung 164.200 m3 untuk menampung genangan banjir sebanyak kurang lebih 160.000 m3. Kolam Retensi Andir dilengkapi dengan jogging track keliling kolam sepanjang 1.25 km, amphitheater, area taman atau spot foto, dan parkir. Penghijauan di sekitar kawasan ditumbuhi pohon tabebuya kuning 50 batang, sepatu dea bunga merah 8 batang, baobab 30 batang, dan pule 8 batang. — Construction+ Online