PROJECTS

Rest Area Banjaratma

Pabrik Gula Banjaratma didirikan pada tahun 1908 oleh perusahaan perkebunan Belanda N.V. Cultuurmaatschapijj. Tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, pabrik ini juga memiliki fasilitas proefstation atau stasiun pengujian penelitian ilmiah budidaya dan proses produksi gula. Pasca kemerdekaan, Pabrik Gula Banjaratma ditutup secara permanen pada tahun 1998 dan kini menjadi situs cagar budaya.

Keberadaannya di Tol Trans Jawa yang terletak di KM 260, tepatnya Tol Pejagan-Pemalang jalur B, sekitar 5 kilometer dari kota Brebes, menjadikan posisi Pabrik Gula Banjaratma berpotensi untuk dialihfungsikan menjadi rest area di gerbang masuk Jawa Tengah. Dalam perancangan Rest Area Banjaratma oleh d-associates, bangunan cagar budaya ini menjadi elemen penting yang dianggap paling mewakili sejarah dan karakter setempat sehingga perlu mendapatkan perlakuan khusus. Dengan menerapkan prinsip konservasi adaptive reuse, Rest Area Banjaratma memiliki nilai lebih melalui peninggalan sejarah dalam pengembangan tujuan wisata.


To read the complete article, register your details above
to be notified once the revamped Construction Plus App is ready!

DATA PROYEK
Nama Proyek: Rest Area Banjaratma
Lokasi: Tol Pejagan-Pemalang KM 260, STA 280
Selesai: Februari 2018 dan masih terus dikerjakan memasuki tahap finalisasi
Luas Tapak: 10 hektare
Luas Bangunan: 2,75 hektare
Klien/Pemilik: Banjaratma
Konsultan Arsitektur: d-associates / gregorius yolodi – maria rosantina
Principal Architect: Gregorius Supie Yolodi & Maria Rosantiana
Tim Desain: Andea Narendra, Kevin Yamaputra, Klaus Dengen, Rachel Febrina
Konsultan Struktur: Hadi & Associates
Konsultan Mekanikal & Elektrikal: Rusman Riadi
Konsultan Infrastruktur: Intri Siswandi
Manajemen Konstruksi: PT Pembangunan Perumahan Divisi G2
Kontraktor: PT Pembangunan Perumahan Divisi G2
Kontraktor dan Mekanikal & Elektrikal: PT Pembangunan Perumahan Divisi G2
Foto: Mario Wibowo Photography