NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

PUPR Serahkan 25 Unit Rumah Bagi MBR di Magelang

Foto: PUPR

Dalam rangka terus mengupayakan terciptanya rumah layak huni dan mengatasi kawasan kumuh, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan pembangunan rumah khusus yang merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada April 2015.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu mengatakan bahwa rumah khusus adalah program Kementerian PUPR yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan khusus, seperti nelayan, pemukiman kembali korban bencana/pengungsi, guru, tenaga medis, TNI/Polri dan petugas di daerah perbatasan dan pulau terpencil.

Kementerian PUPR menargetkan untuk membangun 2.631 unit rumah khusus pada TA 2021. Hal ini meningkat dari target pada TA 2020, yakni sebanyak 1.575 unit. Rumah khusus yang yang telah dibangun dan diserahterimakan kepada para penerima manfaat pada pertengahan Maret 2021 adalah sebanyak 25 unit bagi MBR di Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid bahwa pemerintah selalu hadir untuk membantu dan menyediakan rumah layak huni untuk masyarakat dengan membangun rumah khusus yang menjadi  bagian dari Program Sejuta Rumah. Harapannya adalah agar para penerima manfaat bisa merawat dan menjaga hunian yang telah dibangun.

Foto: PUPR

Untuk setiap rumah khusus bertipe 28 ini, dibangun dengan anggaran Rp 102 juta yang terdiri dari satu ruang keluarga, dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur. Agar masyarakat bisa nyaman tinggal bersama keluarga, rumah khusus tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas umum berupa taman dan prasarana, sarana serta utilitas yang memadai.

Menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III Moch Mulya Permana, sejak 2016 hingga 2020 Direktorat Jenderal Perumahan di Jawa Tengah telah membangun 218 unit rumah khusus dan sudah diserahterimakan sebanyak 25 unit rumah.

Ada beberapa kriteria penerima manfaat rumah khusus, yaitu masyarakat nelayan yang bertempat tinggal di kawasan pesisir pantai dan bermata pencaharian sebagai nelayan, masyarakat yang bertempat tinggal di lokasi terpencar di pulau terluar, daerah terpencil, dan daerah tertinggal (3T) dan masyarakat korban bencana. – Construction+ Online