NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

Penuh Tantangan, Bali Tetap Siapkan 5 Hotel Baru Tahun 2021

Foto: Shutterstock

Jika tahun 2020 menjadi tahun yang sangat berat bagi industri hospitality, maka tahun 2021 ini menjadi tantangan baru bagi pelaku pariwisata, terutama bisnis perhotelan. Upaya pemerintah dalam menangani COVID-19, salah satunya dengan memberikan kemudahan akses transportasi, akomodasi, dan pendistribusian vaksin yang dilakukan pertengahan Januari ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku industri ini.

“Khusus pasar Bali, membuka pintu bagi turis asing akan menjadi hal yang positif. Salah satu tolok ukur dunia luar atas keamanan dan kenyamanan perjalanan saat ini adalah penanganan pandemi COVID-19,” jelas Ferry Salanto selaku Senior Associate Director Colliers International Indonesia dalam laporan Q4-2020 Bali Hotel. Seperti kita ketahui bahwa sampai sekarang koridor perjalanan di Indonesia masih terbatas pada perjalanan diplomatik dan bisnis menuju Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Singapura, dan beberapa wilayah di China, termasuk Chengdu, dan Kunming.

Tantangan memang semakin berat di awal tahun ini ketika pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri mulai 1 Januari 2021 kembali menutup pintu bagi WNA untuk 14 hari, kecuali pejabat asing di tingkat menteri dan di atasnya. Oleh karenanya Bali harus sedikit menahan diri untuk kembali menerima wisatawan asing.

Menilik tingkat okupansi hotel-hotel di Bali pada Kuartal IV tahun 2020, terjadi kenaikan sebesar 10% dari kuartal sebelumnya. Artinya, pariwisata sudah mulai membaik kendati pergerakannya masih lambat dan rendah. Dari segmen tarif rata-rata harian atau average daily rate (ADR) di bulan April hingga November 2020 terjadi penurunan tajam sekitar 50% setiap bulannya.

Meski begitu menurut catatan Colliers, Bali akan menambah lima hotel baru dengan total 512 kamar pada tahun ini. Kelimanya hotel tersebut adalah Jumeirah dengan klasifikasi bintang lima mewah, Andaz Bali Hotel (bintang lima mewah), Kimpton Rest Nusa Dua (bintang lima), Aloft Hotel Kuta Beach (bintang empat), serta Yello Hotel Kuta Beach Bali (bintang tiga). – Construction+ Online