COMMENTARY ONLINE EXCLUSIVE

Penempatan Sistem Keamanan yang Efektif pada Bangunan

Perkembangan teknologi keamanan juga mempermudah penerapan standar keamanan baru terkait dengan adanya wabah COVID-19 | Foto: Shutterstock

Oleh Ayu Rizky Widyanti

Merancang sistem keamanan bangunan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Hal ini karena keamanan merupakan bagian penting yang harus dijaga agar semua kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif, terlebih di zaman yang terus mengalami perubahan seperti saat ini.

Aspek keamanan menjadi hal yang sangat penting, bahkan menjadi salah satu perhatian yang cukup serius. Kebutuhan akan rasa aman ini jugalah yang mendorong orang-orang melakukan berbagai macam inovasi untuk meningkatkan sistem keamanan pada suatu bangunan atau gedung agar memberikan perlindungan dan rasa aman bagi orang-orang yang berada di dalamnya.

Baca juga: Safety Schemes And Regulations In The Construction Industry

KOMPONEN UTAMA KEAMANAN BANGUNAN
Keamanan suatu bangunan atau gedung menjadi hal wajib yang harus diperhatikan. Berikut beberapa komponen utama dalam keamanan suatu bangunan.

Terdapat Pos Keamanan 24 Jam
Sebuah bangunan harus memiliki petugas keamanan yang berjaga dengan sistem shift sehingga akses pertolongan jika terjadi kondisi gawat darurat akan beroperasi selama 24 jam penuh.

Ketersediaan CCTV
CCTV digunakan untuk meningkatkan keamanan, serta mencegah aksi kriminal kejahatan terjadi. Dengan memasang kamera CCTV, Anda dapat melihat rekam jejak dari sebuah kejadian penting. Karena itu, CCTV atau kamera pengawas menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam sistem keamanan bangunan.

Alarm Kebakaran
Ketersediaan tombol alarm kebakaran merupakan sebuah keharusan. Alarm kebakaran digunakan untuk memberitahukan orang-orang yang berada di sekitar area bangunan untuk menyelamatkan diri dan menjauh dari area karena adanya ancaman kebakaran. Selain itu alarm kebakaran juga berfungsi untuk mencegah api menjalar semakin luas.

Peralatan Saat Terjadi Emergency
Peralatan saat terjadi emergency juga menjadi salah satu yang harus diperhatikan. Peralatan ini meliputi alat pemadam kebakaran, P3K hingga alat pengeras suara. Meski dianggap peralatan yang standar, tetapi peralatan tersebut sangat penting ketika terjadi hal yang bersifat urgent.

Pemeriksaan Sebelum Masuk Gedung
Pemeriksaan terhadap setiap tamu atau pengunjung sebelum memasuki gedung juga merupakan bagian dari sistem keamanan suatu bangunan. Berbagai macam hal tidak luput dari pemeriksaan, seperti barang bawaan hingga kartu identitas. Meski terkesan menghambat waktu, namun proses ini merupakan suatu hal yang sangat penting dan tidak boleh dilewatkan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apa saja keperluan setiap pengunjung yang akan masuk ke dalam gedung sehingga pemeriksaan awal menjadi sangat penting untuk diperhatikan dan dilakukan.

Baca juga: Security Systems For Buildings

Sistem keamanan baru dengan menerapkan protokol kesehatan di sebuah bangunan dimulai dari pintu masuk | Foto: Shutterstock

CARA EFEKTIF MENINGKATKAN SISTEM KEAMANAN BANGUNAN
Untuk menghindari hal negatif dan merugikan, pengelola bangunan harus serius dalam melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir risiko. Berikut ini cara efektif untuk meningkatkan sistem keamanan bangunan.

Mendesain Ulang Sistem Keamanan
Bukan tidak mungkin bahwa suatu bangunan yang sudah beberapa kali mengalami renovasi memiliki sistem keamanan yang belum ter-upgrade. Karenanya, perlu ada perangkat dan peralatan untuk mendukung sistem keamanan yang lebih ter-upgrade. Tidak hanya untuk menyesuaikan bentuk bangunan, desain ulang sistem keamanan juga diperlukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi pengamanan bangunan yang terbaru. Penyesuaian ulang letak dan pergantian perangkat perlu dilakukan agar sistem keamanan suatu bangunan bisa berjalan dengan optimal.

Optimalisasi Sumber Daya Manusia
Peningkatan teknologi dalam sistem keamanan bangunan tidak akan maksimal tanpa didukung dengan kecakapan para pengendali di balik meja kontrol. Kecakapan yang dimaksud meliputi kemampuan dalam mengoperasikan alat dan juga dalam merespon tanda-tanda yang ditunjukkan dari kamera pengawas pada sistem kontrol keamanan gedung.

Disiplin Dalam Menjalankan SOP Pengamanan
Seringkali kecelakaan atau musibah di suatu bangunan terjadi karena kurangnya disiplin para pihak dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) keamanan. Sistem keamanan akan berfungsi dengan baik apabila setiap orang mematuhi peraturan keamanan bangunan untuk menjamin keselamatan setiap orang dan aset yang ada di dalam bangunan tersebut.

Disiplin dalam menerapkan SOP keamanan tidak hanya berlaku untuk para petugas keamanan, tetapi seluruh pengguna bangunan baik pekerja, penghuni, dan tamu.

Penggunaan Sistem Keamanan Terintegrasi
Kompleksitas sistem keamanan bangunan yang dipakai saat ini menuntut adanya sistem keamanan yang terintegrasi. Mengintegrasikan seluruh sistem keamanan seperti CCTV, sistem akses kontrol, gerbang otomatis, dan pemindai gerak akan memudahkan pengendalian dan pengawasan.

Pengintegrasian sistem akses kontrol dengan perangkat keamanan lainnya diharapkan bisa membuat sistem keamanan menjadi lebih siap dalam menghadapi permasalahan terkait keamanan bangunan.

Baca juga: Keselamatan Konstruksi: Dampak Pandemi

Teknologi dibuat untuk mendukung sistem keamanan langsung | foto: Shutterstock

STANDAR SISTEM KEAMANAN DI ERA NEW NORMAL
Sejak pandemi COVID-19 melanda, standar keamanan sebuah bangunan kini telah berubah. Tidak hanya aman dari tindak kejahatan, namun juga aman dari ancaman virus. Perkembangan teknologi keamanan juga mempermudah penerapan standar keamanan baru terkait dengan adanya wabah COVID-19. Sebagai contoh, pemeriksaan suhu di lobi gedung dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dengan teknologi thermal detection. Pengunjung bisa tetap merasa aman dan nyaman dengan adanya touchless yang mana tidak perlu menyentuh langsung saat akan membuka pintu atau melakukan pembayaran.

Sistem keamanan baru dengan menerapkan protokol kesehatan di sebuah bangunan dimulai dari pintu masuk, seperti mewajibkan penggunaan masker, mendeteksi suhu dengan termometer infra merah atau Thermal CCTV Camera hingga penyediaan hand sanitizer. Kemudian, pengelola gedung juga harus melakukan pengaturan untuk penerapan physical distancing, pengaturan jadwal kebersihan, dan melakukan desinfeksi secara berkala.

Saat ini, teknologi tanpa sentuhan dapat diterapkan untuk pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang bisa diterapkan pada lingkungan tempat tinggal gedung atau bangunan perkantoran hingga tempat umum. Adanya sebuah sistem keamanan menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi oleh setiap bangunan atau gedung untuk memastikan keamanan dan keselamatan para penggunanya. — Construction+ Online