NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

Paket Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ditandatangani, Kontraktor Segera Mulai Bekerja

Foto: PUPR

Persiapan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang Seksi 3 Ruas Cileles-Panimbang sepanjang 33 km mulai dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal ini ditandai dengan Penandatangan Kontrak Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 senilai Rp 4,5 triliun antara Kementerian PUPR dengan kontraktor Sino Road and Bridge Group Co. Ltd. Penandatangangan ini dilakukan di kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten yang disaksikan oleh Plt Inspektur Jenderal Widiarto, Danang Parikesit selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Agung Budi Waskito selaku Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk., dan Entus Asnawi M. selaku Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk.

Penandatanganan kontrak ini menandai awal percepatan pembangunan konstruksi Ruas Cileles-Panimbang sesuai dengan arahan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. “Kita harus memakai langgam (ritme kerja) Kementerian PUPR yang cepat. Pembebasan lahan sudah siap sekitar 78% untuk 33 km sehingga tidak ada alasan untuk menunda pembangunan,” tegas Menteri Basuki.

Foto: PUPR

Seksi 3 ruas Cileles-Panimbang merupakan bagian terakhir dari paket pekerjaan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,67 km. Tol ini secara keseluruhan terbagi menjadi 3 bagian, yakni Seksi 1 Ruas Serang-Rangkasbitung (26,50 km), Seksi 2 Ruas Rangkasbitung-Cileles (24,17 km), dan Seksi 3 Ruas Cileles-Panimbang (33 km). Pada Seksi 3, porsi BUJT terbagi menjadi 55% milik Sino Road & Bridge Co. Ltd, terdiri dari 22,5% milik PT Wijaya Karya Tbk. dan PT Adhi Karya Tbk.

Pembangunan jalan tol yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang, bukan hanya menjadi penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar wilayah Banten, seperti KSPN Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon, namun juga diharapkan akan mampu meningkatkan konektivitas dan sektor produktif, seperti sektor industri, barang, dan jasa yang kemudian terhubung dengan tol Jakarta-Merak. – Construction+ Online