PROJECTS

Octopus House by Veluvana

Bentuk gurita memang mendominasi desain dari vila ini

Staycation menjadi tren liburan baru pasca pandemi, khususnya bagi para wisatawan yang mencari ketenangan dan jauh dari suasana kota. Pulau Dewata dan keindahan alamnya seringkali menjadi destinasi para wisatawan untuk sejenak “bernapas” atau sekadar melepas penat dan burnout akibat rutinitas pekerjaan sehari-hari. Saat ini, kebanyakan wisatawan menginginkan sesuatu yang lebih mendalam daripada sekadar pengalaman visual.

Veluvana, sebuah kompleks penginapan vila di Bali, tidak hanya memberikan solusi terhadap pemasalahan tersebut, namun juga menghadirkan solusi inovatif terhadap kejenuhan desain fasilitas sejenis di Bali. Setiap unit vila di Veluvana menawarkan bentuk serta nuansa yang berbeda, dengan strukturnya yang terinspirasi dari hewan, salah satunya adalah Octopus House.

SECARA HARMONIS BERSAHABAT DENGAN ALAM
Desain Octopus House diambil dari bentuk gurita dengan delapan buah tentakelnya sebagai struktur atap yang menerus hingga badan vila. Selain keunikan tersebut, denah vila ini didesain oleh Studio WNA dengan bentuk organik, dibuat tidak bersudut, di mana semua garis denah lentur dibiarkan mengalir bagaikan kurva tertutup. Hal inilah yang membuat vila menyatu secara harmonis dengan lingkungan sekitarnya walaupun memiliki bentuk yang tidak umum.


To read the complete article, register your details above
to be notified once the revamped Construction Plus App is ready!

DATA PROYEK
Nama Proyek: Octopus House by Veluvana
Lokasi: Sidemen, Bali
Luas Tapak: 300 meter persegi
Luas Lantai: 32,1 meter persegi (lantai utama), 50,3 meter persegi (deck)
Jumlah Lantai: 2
Tinggi Bangunan: 6,3 meter
Pemilik/Klien: I Gusti Agung Angga Dwik Sanjaya
Konsultan Arsitektur: Studio WNA
Principal Architect: Widhi Nugroho
Kontraktor Utama: Local Bamboo Artisan
Architecture Media Relations: I Nyoman Gede Mahaputra, Ph.D
Foto/Gambar: Kevin Wandersky, Ari Pratama & Kevin Felix