PROJECTS

Kantor DPD Golkar Jakarta

Sering tidak disadari bahwa intervensi arsitektur memiliki kekuatan yang signifikan yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh disiplin lain. Kantor DPD Golkar Jakarta yang baru saja diresmikan dan digunakan ini lahir dari konsep-konsep non-eksklusif, sesuatu yang tidak lazim pada sebuah bangunan partai politik pada umumnya. Proyek ini menjadi sebuah destinasi baru, di mana justru masyarakat berlomba untuk bisa datang ke sana, sekadar berfoto bersama keluarga.

Didesain secara brilian dan eksperimentatif oleh Delution, konsultan arsitektur muda yang melahirkan proyek-proyek menawan. Kondisi eksistingnya adalah berupa bangunan lama yang belum dibongkar secara keseluruhan kulitnya, karena ingin didesain kembali dengan lebih baik. Tantangan di awal adalah bagaimana membuat bangunan tulang belulang berjumlah dua lantai ini memiliki suatu aura baru yang progresif bagi imej Partai Golkar Jakarta.

EMPAT NILAI UTAMA
Konsep utama dari bangunan ini sejalan dengan slogan Presiden Indonesia Joko Widodo, yaitu Revolusi Mental (Perilaku). Golkar Jakarta ingin secara serius mengubah imej partai menjadi lebih modern, fresh, kekinian, transparan, dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk beraktifitas. Revolusi itu sendiri mengusung empat nilai utama sebagai dasar dari revolusi perilaku yang diterapkan dalam implementasi arsitektur bangunannya, yakni Open and Transparency, Green Reviving, Collaborative & Community Hub, serta Raising the Nationalism.

Open and Transparency tidak sekadar berupa bentuk arsitektural yang “hanya” terbuka, namun juga akan mengubah perilaku pengguna bangunannya. Dimulai dengan konsep tanpa pagar, satu konsep di mana partai ingin membuka diri ke masyarakat sehingga akan mengubah pandangan masyarakat bahwa partai tidak menutup diri dan membentuk eksklusifitas. Paling tidak, seluruh lantai pertama ini adalah fasilitas umum yang dapat dimasuki oleh siapapun.

Fasilitas tersebut dilengkapi oleh lapangan umum, masjid, amphitheatre, kebun urban farming, perpustakaan, serta fasilitas komersial, seperti toko bunga, toko kreatif, bakery, minimart, serta cafe sebagai penunjang ekonominya. Lantai 2 dan 3 terisi oleh ruang-ruang kantor yang mana keseluruhan ruangannya terbuat dari kaca transparan yang sangat besar sehingga tidak ada lagi ruang untuk melakukan suatu diskusi yang sifatnya tertutup dan tersembunyi.

Green Reviving menyuguhkan solusi membungkus tulang bangunan lama dengan tanaman sebagau suatu solusi yang dirasa paling efisien, baik dari segi biaya, waktu, serta juga menghasilkan satu wajah dan iklim arsitektur yang lebih baik dan modern. Kesan “hidup kembali” dari bangunan sebelumnya yang terlihat seperti mati juga memberikan satu filosofi semangat baru untuk membangun kembali agar segala sesuatunya menjadi selalu tumbuh lebih baik tanpa batas, seperti sifat dari tanaman itu sendiri.

Konsep hijau juga memperhatikan aspek hemat energi, di mana setiap ruang pada bangunan ini sangat kaya akan sinar matahari dan udara alami sehingga memperkecil penggunaan AC di dalamnya. Bangunan eksisting yang sebelumnnya masif juga didesain oleh Delution dengan konsep koridor terbuka sehingga dapat membuat 75% dari luas keseluruhan bangunan menjadi area terbuka dan tanpa AC. Konsep ini sekaligus membuat suasana mikro pada lahan ini menjadi terasa lebih sejuk dan dingin. Kulit bangunan yang diselimuti tanaman tersebut juga menjadi focal point, karena cocok bagi rakyat Jakarta yang saat ini kekurangan area terbuka hijau untuk aktivitas publiknya.

PUSAT KOLABORASI DAN KOMUNITAS
Konsep Collaborative & Community Hub bertujuan agar Golkar DKI Jakarta bisa menunjukan kepada masyarakat bahwa kolaborasi adalah suatu solusi terkuat atas masalah-masalah yang sedang dihadapi bangsa ini. Bersatu padu, gotong royong, dan berkerjasama adalah hal yang sifatnya sudah wajib di era dan zaman keterbukaan informasi dan media ini. Konsep ini diterapkan dari yang paling dasar di mana tidak ada lagi ruangan yang bersifat milik pribadi dan individual. Untuk Community Hub, Delution menerapkannya dengan membuka fasilitas di lantai 1 menjadi wadah aktivitas kebersamaan antara warga dan komunitas-komunitas di Jakarta yang jumlahnya ribuan.

Nilai yang terakhir, Raising the Nationalism, mengindikasikan keinginan untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme pada setiap anggota, simpatisan, serta masyarakat yang datang ke kantor ini. Semangat nasionalisme tersebut diterapkan ke dalam bentuk nama setiap ruangan yang menggunakan simbol-simbol kebangsaan, seperti Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, Sumpah Pemuda, Proklamasi, Indonesia Raya, serta nama-nama presiden yang pernah menjabat di Indonesia mulai dari Soekarno hingga Joko Widodo. Hal ini merupakan sebuah kampanye untuk kembali menyadarkan nilai-nilai kebangsaan itu sendiri yang secara perlahan mulai hilang di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

MATERIAL DAN KONSTRUKSI YANG EFISIEN
Selain keempat nilai utama sebagai implementasi dari konsep revolusi tersebut, Delution juga menerapkan penggunaan material yang sifatnya unfinished, namun dibentuk dan dikemas secara estetis. Selain dapat menghemat biaya, hal ini juga dapat mempersingkat waktu pekerjaannya sehingga menjadi solusi yang seimbang antara tampilan, biaya, dan waktu. Penerapan wayfinding sebagai sign penunjuk pada setiap lantai, ruang, dan area-areanya dilakukan agar bangunan ini lebih ramah informasi kepada para penggunannya.

Secara konstruksi, proyek kantor ini tidak menggunakan metode yang rumit. Hanya saja harus dipikirkan metode tercepat untuk merealisasikannya, karena waktu yang ada saat itu hanya 5 bulan hingga penyelesaian sehingga tim konstruksi harus memikirkan material-material praktis yang dapat menghemat waktu secara signifikan, seperti pemanfaatan acian mentah, kayu-kayu tripleks mentah tanpa finishing, dan tembok plesteran yang tidak diaci.

Kantor DPD Golkar Jakarta ini mencoba menjadi oasis bagi daerah Menteng dan sekitarnnya. Dari Konsep green dan community hub diharapkan mampu menjawab isu-isu sosial dan lingkungan sekitar. Di tengah sorotan masyarakat pada imej partai yang cenderung kaku, Delution harus menciptakan suatu paradigma baru dari bangunan Partai Golkar ini. Pada akhirnya, semua terasa cukup berhasil, karena euforia masyarakat terhadap bangunan ini sangat baik. Itulah jawaban dari intervensi arsitektur bahwa disiplin ini dapat memberikan suatu paradigma baru.

DATA PROYEK
Nama Proyek: Kantor DPD Golkar Jakarta
Lokasi: Jl. Pegangsaan Barat No. 4, Menteng, Jakarta Pusat
Selesai: 2017
Area Tapak: 2.600 meter persegi
Luas Area Bangunan: 3.510 meter persegi
Jumlah Lantai: 3
Klien/Pemilik: DPD Golkar DKI Jakarta
Konsultan Arsitektur: Delution
Principal Architect: Muhammad Egha, S.T., Hezby Ryandi, S.T. & Fahmy Desrizal, S.T.
Konsultan Desain Interior: Delution
Principal Designer: Muhammad Egha, S.T., Hezby Ryandi, S.T. & Fahmy Desrizal, S.T.
Konsultan Sipil & Struktur: Delution
Konsultan Mekanikal & Elektrikal: Delution
Quantity Surveyor: CRI
Konsultan Pencahayaan: Delution
Konsultan Lansekap: Delution
Kontraktor Utama: CRI
Interior Fit-Out Contractor: CRI
Foto/Gambar: Fernando Gomulya