NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE SPECIAL FOCUS

Hari Ini, Peringatan World Architecture Day dan World Habitat Day

Surabaya menjadi tuan rumah Hari Habitat Dunia 2020 | Foto: Cak Son / Shutterstock

Tanggal 5 Oktober 2020, tercatat sebagai Hari Arsitektur Dunia atau World Architecture Day (WAD). Ditetapkan oleh International Union of Architects (UIA) pada tahun 1985, WAD diperingati setiap hari Senin pertama bulan Oktober, bersamaan dengan Hari Habitat Dunia atau World Habitat Day yang digelar oleh UN-Habitat dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tahun ini bertema “Housing for All: A Better Urban Future” (Pemukiman untuk Semua: Masa Depan Perkotaan yang Lebih Baik). Dengan memilih tema yang berbeda setiap tahun, peringatan ini berupaya menarik perhatian para profesional dan masyarakat terhadap masalah-masalah yang menyangkut kota dan habitatnya.

UIA sendiri mewakili 3,2 juta arsitek dunia dan mengumumkan Hari Arsitektur Dunia 2020 dengan  tema “Toward a better urban future” (Menuju masa depan perkotaan yang lebih baik). Bersama tema ini, arsitektur diharapkan dapat membentuk kembali tradisi dan ruang sosial di seluruh dunia, di mana pandemi global kali ini menyuguhkan bagaimana krisis memengaruhi dunia, terutama populasi warga miskin yang rentan terhadap dampak dari situasi ini.

Thomas Vonier selaku Presiden UIA menyakatan bahwa di terlalu banyak kota di dunia, orang tidak dapat beraktivitas dengan aman, hanya karena mereka kekurangan air dan udara bersih. “Kebijakan perkotaan harus memastikan layanan, tempat tinggal, dan ruang rekreasi yang memadai untuk semua warga negara. Perencanaan kota, desain, dan arsitektur menjadi sangat penting untuk masa depan kota yang lebih baik bagi semua. Desain dan arsitektur perkotaan adalah kunci untuk kualitas hidup yang lebih baik bagi semua orang,” paparnya.

UIA dan negara-negara anggotanya melakukan aktivitas pada hari ini untuk menunjukkan bagaimana desain dan arsitektur perkotaan dapat membuat komunitas yang lebih kuat, aman, adil, dan terjangkau.

WORLD HABITAT DAY DI INDONESIA
Surabaya menjadi tuan rumah perayaan Hari Habitat Dunia (World Habitat Day) yang juga digelar mulai malam ini. Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya mengaku bangga bahwa kotanya dipilih menjadi tuan rumah perayaan Hari Habitat Dunia yang digelar UN-Habitat, badan PBB yang bergerak di bidang permukiman dan pembangunan kota berkelanjutan.

Risma mengatakan bahwa menjadi tuan rumah adalah pencapaian seluruh warga Surabaya karena proses terpilihnya ini harus melewati bidding dengan berbagai kota lainnya di seluruh dunia. Ia memperkirakan alasan dipilihnya Surabaya menjadi tuan rumah karena kota ini dinilai layak dari sisi penanganan lingkungan dan perekonomian yang baik.

Presiden United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pasific (Aspac) atau Asosiasi Pemerintah Kota di Asia Pasifik ini juga menjelaskan bahwa acara perayaan Hari Habitat Dunia itu dibuka di halaman Balai Kota Surabaya pada Senin malam. Saat acara itu, akan ada panggung yang menampilkan parade seni, pemberian penghargaan kepada lima pemenang UN-Habitat Scroll of Honour yang berasal dari Uganda, Malaysia, Nepal, Kolombia, dan Meksiko.

Risma memastikan bahwa dalam pembukaan acaranya akan ada sambutan dari beberapa tokoh, salah satunya Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Presiden RI Joko Widodo, serta beberapa tokoh lainnya. Acara itu juga akan diikuti secara daring oleh berbagai negara di dunia. Selain itu, akan ada peluncuran platform “The Urban Agenda” oleh Direktur Eksekutif UN-Habitat, Maimunah Mohd. Sharif, dan dilanjutkan dengan peluncuran kampanye “Permukiman untuk Semua” melalui cuplikan film pendek. Pada hari Selasa, 6 Oktober 2020, akan diselenggarakan seminar atau diskusi yang akan diikuti oleh 193 negara anggota PBB.

Risma berharap dengan terpilihnya Surabaya menjadi tuan rumah acara ini, ke depannya banyak orang yang tertarik mengunjungi dan menjalin kerjasama dengan Surabaya. – Construction+ Online