NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

Dimulai Sejak 2018, Rehabilitasi DI Glapan di Grobogan dan Demak Akan Rampung 2023

Foto: PUPR

Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi terus dilanjutkan oleh pemerintah. Salah satu wujud dukungan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut adalah dengan dilaksanakannya kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi pada Daerah Irigasi (DI) Glapan, di Kabupaten Grobogan dan Demak, Jawa Tengah.

Seperti kita ketahui bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi lumbung padi nasional. Rehabilitasi DI Glapan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2020. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut merupakan salah satu program unggulan Kementerian PUPR di samping penyelesaian bendungan on-going dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan.

Pemerintah Kolonial Belanda sudah membangun DI Glapan pada tahun 1852-1859 dengan konstruksi bendung berupa ambang pasangan batu, disertai bidang terjunan yang panjang sehingga membentuk saluran miring. Luas area layanan DI Glapan sesuai Permen PUPR No. 14/PRT/2015 adalah 18.740 Ha yang terdiri dari Intake kiri untuk DI Glapan Barat (10.113 Ha) dan Intake kanan untuk DI Glapan Timur (8.671 Ha).

Foto: PUPR

Rehabilitasi jaringan irigasi DI Glapan ini sudah dimulai oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) sejak tahun 2018 dengan target penyelesaian di tahun 2023. Pada tahun 2018 dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi DI Glapan Timur yang dibiayai oleh APBN. Lalu, pada tahun 2019 melalui pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), rehabilitasi tersebut dilanjutkan meliputi pekerjaan normalisasi dan perkuatan tebing saluran induk sekitar 2 km, normalisasi dan perkuatan tebing saluran sekunder Milir sekitar 4 km, serta normalisasi dan perkuatan tebing saluran sekunder Doreng sekitar 8 km.

Tahun 2020-2021, melalui pembiayaan SBSN juga, dilaksanakan lanjutan pekerjaan normalisasi dan perkuatan tebing saluran induk sekitar 535 meter, normalisasi dan perkuatan tebing saluran sekunder Gubug sekitar 5 km, normalisasi dan perkuatan tebing saluran sekunder Dangi sepanjang 18,3 km, serta lanjutan perkuatan tebing saluran sekunder Doreng sepanjang 1,35 km.

Konstruksi rehabilitasi jaringan irigasi DI Glapan ini rencananya akan rampung melalui MYC tahun 2021-2023, di mana untuk DI Glapan Timur meliputi pekerjaan persiapan, bendung, rehabilitasi saluran, dan jalan inspeksi. Rehabilitasi Bendung Glapan yang diikuti dengan jaringan irigasinya ini diharapkan dapat meningkatkan luas areal tanam (padi) di Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Grobogan dan Demak. — Construction+ Online