PRODUCTS & TECHNOLOGIES

Bagaimana Memilih Jenis Cat Yang Tepat Bagi Rumah Anda?

Selain memilih warna, salah satu permasalahan lain saat memilih produk cat adalah mencari finishing yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Banyak pihak yang belum memahami tipe-tipe finishing cat yang ditemukan di toko dan tidak tahu apa perbedaan dan kegunaannya. Kenyataannya, terdapat 5-6 tipe finishing pada setiap cat yang ditemui di pasaran.

PERBEDAAN JENIS FINISHING CAT
FLAT: Merupakan cat interior yang paling sering ditemukan di pasaran dan memiliki permukaan yang benar-benar matte, tanpa kilau sama sekali. Berkesan chalky (berkapur), lapisan cat ini biasanya digunakan pada dinding interior dan langit-langit.

FLAT ENAMEL (MATTE): Ini merupakan jenis cat dengan hasil akhir flat dan matte yang tahan lama, di mana sifat kimianya mampu membentuk lapisan tipis saat mengering. Agak mirip dengan jenis flat, beberapa produsen memasarkannya dengan label “matte” untuk membedakan dengan produk cat flat.

EGGSHELL: Namanya diambil dari lapisan kulit telur yang tidak terlalu matte, namun juga jauh dari kesan berkilau. Cat ini tepat untuk digunakan pada sebagian besar dinding dan lebih tahan terhadap pembersihan daripada cat flat atau matte. Jenis ini adalah pilihan yang sangat populer untuk dinding di ruang keluarga.

SATIN: Cat finishing satin memiliki tampilan yang halus layaknya beludru dengan sedikit kesan kilap. Kendati banyak digunakan sebagai cat untuk jendela, pintu, trim atau langit-langit, tetapi jenis ini juga cocok digunakan sebagai cat dinding. Dalam pengaplikasiannya, cat jenis ini tepat digunakan pada kamar anak-anak, dapur, kamar mandi atau pada ruangan-ruangan yang sering dilalui. Cat jenis satin diformulasikan agar tahan terhadap pembersihan dan gosokan ringan.

SEMI-GLOSS: Cat jenis semi-gloss paling sering digunakan pada pintu, trim, dan lemari yang terletak di dapur dan kamar mandi. Hal itu disebabkan karena cat jenis ini mudah dibersihkan dan memberikan kilau yang bagus dan halus, tanpa terlalu mewah. Perlu penanganan khusus sebelum proses pengecatannya karena jika permukaan yang akan dicat tidak dipersiapkan dengan baik, maka permukaan akan terlalu memantulkan cahaya.

GLOSS (HIGH-GLOSS): Cat dengan finishing ini memiliki permukaan yang mengkilap dan memantulkan cahaya karena hasil akhirnya meniru tampilan enamel atau plastik. Meskipun tidak banyak digunakan dalam interior rumah, cat jenis gloss menjadi lebih populer untuk tampilan dramatis pada lemari, trim, dan furnitur untuk memberikan kesan formal atau kontemporer. Proses pra-pengerjaannya juga harus dijaga, terutama pada saat pengamplasan permukaan agar menghasilkan kesan shiny yang tepat.

BAGAIMANA MEMILIHNYA?
Ada beberapa faktor yang layak untuk dipertimbangkan saat memilih jenis-jenis cat untuk pengaplikasiannya pada interior ruangan. Anda harus mengetahui apa yang benar-benar diinginkan saat Anda memilih cat tersebut. Kendati sebagian besar produsen cat telah mengembangkan semua lapisan cat dengan kualitas pembersihan yang baik, secara umum semakin berkilau lapisan cat, maka semakin baik ketahanannya terhadap pembersihan.

Sesuai dengan rekomendasi dan aplikasi pada proyek yang dilakukan oleh para profesional, terutama desainer interior, maka terdapat beberapa tips yang dapat Anda pakai saat memilih jenis cat pada ruangan-ruangan yang Anda warnai.

Kamar Tidur
Ruangan yang minim lalu lalang dengan sedikit refleksi pencahayaan.
Rekomendasi: Flat atau matte

Kamar Mandi
Tahan kelembaban dan dinding harus mudah dibersihkan.
Rekomendasi: Semi-gloss atau gloss

Ruang Keluarga
Dinding harus terlihat bersih, sekaligus mampu menyembunyikan ketidaksempurnaan detail, dan menjadi ruangan dengan lalu lintas sirkulasi yang tinggi.
Rekomendasi: Semi-gloss atau satin

Ruang Makan
Harus tampak bersih, halus, dan elegan.
Rekomendasi: Semi-gloss, satin atau eggshell

Dapur
Perlu pelapis dinding yang mudah dibersihkan dan tahan lama, terutama pada area yang sering dilalui.
Rekomendasi: Semi-gloss atau gloss

Lorong
Dinding harus mudah dibersihkan karena sering dilalui dan memantulkan cahaya agar tidak gelap.
Rekomendasi: Semi-gloss atau gloss

Langit-langit
Biasanya menggunakan cat yang tidak terlalu mahal dan tidak perlu dibersihkan
Rekomendasi: Flat atau matte

Trim untuk Interior
Butuh daya tahan yang kuat dan mudah dibersihkan.
Rekomendasi: Gloss

CAT ANTIBAKTERI DARI MOWILEX
Jika Anda sudah memilih warna dan mengetahui jenis finishing yang sesuai dengan kebutuhan interior rumah Anda, maka Anda perlu lebih jauh untuk memperhatikan segi kesehatan dan kenyamanannya.

Menyadari kebutuhan konsumen akan keamanan dan kenyamanan untuk beraktivitas di rumah, PT Mowilex Indonesia memproduksi produk baru yang dapat memberikan proteksi saat selama pandemi dan bahkan setelah pandemi ini hilang dari Indonesia, yakni rangkaian Mowilex Cat Antibakteri. Seri produk baru ini dibekali dengan Silver Ion AG+ yang 99,9% efektif melawan kuman penyakit, terutama virus, dan bakteri penyebab infeksi.

Tercatat ada tiga produk baru yang termasuk seri cat antibakteri dari Mowilex, yakni Mowilex Emulsion Satin, Emulsion Gloss, dan Cendana Antibacterial. Ketiga produk ini memiliki tampilan akhir yang berbeda. Emulsion Satin memiliki tampilan akhir halus dan mewah (satin), sementara Emulsion Gloss bertekstur mengkilap (gloss), dan Cendana hadir sebagai satu merek dari Mowilex yang memiliki tampilan akhir bebas kilap (matte) dengan harga yang lebih ekonomis.

Ketiga produk ini berbahan dasar air, daya tutup dinding yang tinggi, daya sebar luas, warna yang tahan lama, sangat rendah VOC, tahan terhadap lumut dan jamur, anti bakteri, tidak mengandung formaldehyde, dan bersertifikat Green Label Singapore.

SILVER ION
Kandungan Silver Ion sudah terbukti menjadi salah satu pertahanan yang efektif melawan berbagai kuman penyakit yang berupa bakteri dan virus. Hasil tes laboratorium independen berskala internasional menunjukkan Silver Ion dapat membunuh bakteri Staphylococcus aerus dan Escherichia coli (JIS Z 2801: Test for Antibacteria Activity dan Efficacy). Selain itu, Silver Ion juga efektif membunuh Human Coronavirus CoV-OC43 dan Eterovirus EV-A471. Hal ini berdasarkan hasil test pengukuran aktivitas antivirus pada plastik dan permukaan tidak berpori lainnya (ISO 21702:2019).

Coronavirus CoV-OC43 yang digunakan dalam tes antivirus tersebut mirip dengan virus penyebab penyakit pernapasan Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus 2 (SARS COV-2), dan salah satu turunan dari Coronavirus yang menyebabkan SARS, Middle East Respiratory Syndrome (MERS), flu burung (H5N1), dan COVID-19. Sedangkan, Eterovirus EV-A471 adalah salah satu golongan Eterovirus yang menyebabkan penyakit hand, foot and mouth disease (HFMD) yang pernah mewabah di kalangan anak-anak di Asia Tenggara.

Berbagai bakteri dan virus itu dapat ditangkal oleh Silver Ion dengan cara mengikat, lalu memecah dinding sel bakteri atau virus. Setelah dinding sel berhasil ditembus, Silver Ion merusak enzim metabolisme sel bakteri atau virus sampai akhirnya sel tersebut mati. Silver Ion juga mengikat untaian DNA sel bakteri atau virus dan menghentikan proses replikasi DNA-nya untuk mencegah sel tersebut berkembang biak. Teknologi Silver Ion ini terformulasi khusus dalam bahan cat Mowilex Antibakteri.