PROJECTS

VGI House

Hunian merupakan salah satu aspek vital bagi manusia sebagai tempat tinggal dan bertumbuh. Dengan demikian, hunian perlu didesain sebaik mungkin agar penghuni dapat tinggal dan berproses di dalamnya dengan nyaman. Salah satu hunian yang didesain dengan baik, kendati memiliki lahan yang terbatas sebagai rumah tapak adalah VGI House. Rumah tinggal ini menerapkan konsep void untuk menghadirkan kenyamanan hunian melalui sirkulasi penghawaan dan pencahayaan alami yang optimal.

KONSEP VOID
VGI House merupakan sebuah proyek residensial karya Pranala Associates yang terletak di Jakarta Utara. Keterbatasan lebar lahan yang relatif sempit, yaitu 9 meter, menjadi tantangan desain tersendiri untuk menciptakan ruang yang sehat dan nyaman di dalam hunian ini. Sirkulasi udara dan pencahayaan alaminya menjadi titik berat dalam desain ini sehingga konsep rumah void diimplementasikan dengan tujuan menciptakan pencahayaan dan penghawaan alami yang baik melalui cross ventilation.

Konsep rumah void terbukti efektif dan menjadi jawaban atas permasalahan hunian dengan tapak sempit. Terdapat tiga buah void utama pada VGI House, di mana udara ditarik dari void yang terletak di area entrance lalu dialirkan menuju void yang berada di tengah hunian yang menghubungkan lantai satu dengan lantai dua. Kemudian, terdapat void yang berada di bagian belakang hunian dan menghubungkan lantai dasar dengan lantai satu.

Penempatan void pada area-area tersebut dimaksudkan untuk memastikan udara dapat mengalir dengan baik pada ruang-ruang utama yang sering digunakan. Selain tiga buah void utama tersebut, terdapat juga void-void kecil dengan skylight sehingga cahaya dapat masuk ke dalam ruang. Desain ini berdampak pada penggunaan lampu dan air conditioner yang dapat diminimalisir oleh penghuni.

PENDENAHAN DAN EKSPOS MATERIAL
Sebagai hunian yang menjadi tempat penghuninya tinggal dan bertumbuh, pendenahan menjadi aspek yang sangat signifikan dalam desain. Denah menjadi kunci keterhubungan dan sinergi antara ruang publik, privat, dan servis.

VGI House terdiri dari 3 lantai: lantai dasar, lantai satu, dan lantai dua, di mana lantai dasar dijadikan ruang servis yang terdiri dari garasi, dapur, dan kamar asisten rumah tangga. Lantai satu didesain sebagai ruang publik, seperti ruang tamu dan ruang keluarga. Sementara itu, lantai dua didesain sebagai ruang privat, berupa kamar tidur dan ruang belajar.

Penggunaan material pada VGI House didominasi dengan beton ekspos. Penggunaannya sebagai material dominan dalam hunian yang juga memiliki fungsi untuk menurunkan suhu ruangan. Untuk memberikan suasana natural pada hunian, material beton ekspos yang dingin dan kaku dipadukan dengan material kayu dan batu alam, serta kaca transparan.

Di dalam ruang, material beton yang kaku dipadukan dengan penggunaan furnitur dengan material kayu yang bernuansa natural dan hangat. Pada sisi eksterior, fasad dinding beton ekspos dikombinasikan dengan sebagian dinding yang dicat warna putih. Warna dan material dinding fasad yang kaku dipadankan dengan material kayu yang digunakan pada plafond dan kisi-kisi ventilasi sehingga kesan natural dan indah tetap menaungi hunian seluas 523,3 meter persegi ini.

DATA PROYEK
Nama Proyek: VGI House
Lokasi: Jakarta Utara
Luas Area: 288 meter persegi
Luas Bangunan: 523,3 meter persegi
Jumlah Lantai: 3
Ketinggian Lantai: 12 meter
Jumlah Ruang: 4 kamar tidur
Konsultan Arsitek: Pranala Associates
Principal Architect: Ronald Pallencaoe & Erick Laurentius
Konsultan Desain Interior: Pranala Associates
Principal Designer: Ronald Pallencaoe & Erick Laurentius
Konsultan Sipil & Struktur: Handiyanto Dwikarya
Konsultan Lighting: Lentera Art Lighting
Konsultan Lanskap: Larch Studio
Kontraktor Utama: Handoko
Interior Fit-Out Contractor: Toto & Mario Adipurbo
Foto/Gambar: Mario Wibowo Photography

cplus-ad3