INTERIORS

Uptown Serviced Office

Di zaman di mana kaum milenial memiliki pola kerja kreatif yang berbeda dengan generasi sebelumnya, maka kerja bersama (coworking) menjadi salah satu cara bekerja yang menjadi tren saat ini. Dalam 5 tahun terakhir, banyak sekali tumbuh tempat-tempat coworking dengan berbagai keunggulan dan fasilitas yang ditawarkan, termasuk juga menonjolkan desain-desain yang menarik. Salah satu kantor serupa yang didesain dengan pendekatan visual kawasan imajiner Uptown di New York City dengan sangat menawan adalah Uptown Serviced Office di Mega Kuningan, Jakarta.

Sebagai sebuah serviced office, proyek interior ini memaksimalkan kapasitas dan fungsi pada luas area yang tersedia melalui tema Uptown New York. Sesuai dengan dengan namanya, konsep Uptown Serviced Office yang didesain oleh konsultan interior pemenang BCI Interior Design Awards ini adalah untuk mendapatkan sebuah tempat kerja yang nyaman di tengah hiruk pikuk kota dan komunitas yang senantiasa berubah.

NEW YORK CITY LOFTS DAN CENTRAL PARK
Selain menawarkan konsep bekerja yang atraktif, sebuah coworking space juga dicari banyak kalangan karena fasilitas-fasilitasnya yang lengkap. Proyek interior ini didesain dengan sentuhan New York City lofts melalui aplikasi dan kontinuitas dari bentuk arch frame-nya dan coffee shop di area lobby yang bertema Central Park yang kemudian menjadi focal point di sini.

Uptown Serviced Office tidak ditujukan untuk perusahaan-perusahaan start-up, melainkan corporate company, karena proyek ini berada di kawasan Kuningan yang menjadi salah satu jantung bisnis kota Jakarta. Oleh karenanya, penerapan desain interiornya juga digarap lebih premium dengan menggunakan warna-warna yang hangat. Hal ini terlihat pada private office yang dapat dipakai oleh para corporate company, selain juga lobby-nya yang dapat digunakan untuk bekerja sambil menikmati kopi dalam balutan tema Central Park.

PENGERJAAN DENGAN SISTEM MODULAR
Pengerjaan aksen-aksen berbentuk arch frame ini menjadi cerita tersendiri pada proyek Uptown tersebut. Pembuatan modul ukuran arch yang beragam pada desain frame pada office room yang juga memiliki dimensi berbeda-beda memberikan tantangan tersendiri. Proses yang cukup memantang ini masih terus berlanjut ketika masuk ke tahap pengerjaan di lapangan.

Dalam implementasi desain di lapangan, High Street menerapkan pemakaian elemen bata yang merupakan modified clay dari Phomi, beton, baja, dan kayu. Sementara itu, pengembangan palet warnanya menghadirkan polesan monokrom dengan sentuhan hangat yang dihadirkan lewat skema warna kayu dan bata.

Tantangan lain yang juga muncul dalam pengerjaan proyek interior ini adalah lokasi yang berada di lantai 8. Padahal, desain ini memerlukan banyak sekali frame besi yang berukuran besar dan harus dikerjakan secara bersamaan hingga rapi. Pada akhirnya, frame besi itu harus dikerjakan sebelumnya secara modular sehingga bisa masuk ke dalam lift dan dikerahkan tim CAT (manual tangan) khusus untuk mengerjakan desain ini dengan rapi.

DATA PROYEK
Nama Proyek: Uptown Serviced Office
Lokasi: Plaza Mutiara, 8th Floor, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung (Lingkar Mega Kuningan)
Selesai: 2018
Luas Area: 1.300 meter persegi
Klien/Pemilik: Salim Group
Konsultan Desain Interior: High Street
Konsultan Pencahayaan: High Street
Konsultan Mekanikal & Elektrikal: Era Cipta
Interior Fit-Out Contractor: Era Cipta
Foto/Gambar: High Street