PROJECTS

The Twins

Isu keterbatasan lahan merupakan hal paling umum ditemui di setiap sudut kota Jakarta. Lahan sempit dan kebutuhan tempat tinggal yang semakin berkembang menjadi tantangan bagi penghuni dan juga para arsitek untuk memiliki dan mendesain hunian yang tetap nyaman. Hal ini juga terjadi saat DELUTION dipercaya untuk mendesain The Twins, sebuah rumah kembar yang berada di lokasi padat penduduk dengan akses terbatas,.

Dengan lahan yang terbatas di tengah kawasan permukiman padat penduduk, pada umumnya muncul sebuah desain yang memaksimalkan ruang ke seluruh sisi sehingga tidak tercipta keseimbangan antara ruang luar dan dalam, termasuk sirkulasinya. DELUTION menggarap The Twins sebagai contoh nyata bahwa dengan konteks lokasi dan keterbatasan lahan pun kebutuhan dalam sebuah hunian dapat terpenuhi, tanpa harus mengorbankan keberadaan ruang terbuka hijau. Bahkan, hunian ini tetap dapat mengakomodir sirkulasi udara dan cahaya alami secara optimal.

RUANG PUBLIK TUNGGAL
Konsep desain The Twins secara tersirat memperlihatkan hubungan kakak-beradik. Hal tersebut tampak dari identitas penghuni lewat bentuk massa yang senada, namun berbeda ukuran dengan gaya desain modern kontemporer. Komposisinya terdiri dari dua kamar tidur dengan toilet di setiap kamar, dapur, dan area makan yang juga diperuntukkan bagi penghuni yang terdiri dari empat orang anggota keluarga. Sementara, rumah di sampingnya memiliki satu kamar tidur, lengkap dengan toilet dan area ruang tamu.

Ruang-ruang publik sengaja dibuat tunggal untuk menyiasati sempitnya lahan pada bangunan ini. Dengan begitu, setiap keluarga yang tinggal pada dua bangunan ini tetap memiliki zona privasinya masing-masing, namun tetap dapat berkumpul dan saling berinteraksi dengan pembentukan satu area publik. Area-area publik tersebut disatukan lewat akses pintu dari masing-masing rumah yang saling berhadapan satu sama lain.

Keberadaan jeda sirkulasi di antara dua massa bangunan ini memiliki peranan penting secara desain. Jeda ini tidak hanya membagi privasi bagi dua keluarga, tetapi juga menjembatani hubungan keduanya melalui ruang-ruang komunal yang dibagi pada masing-masing bangunan di lantai satu.

Lebih menarik lagi, kehadiran space antara dalam The Twins ini juga berfungsi sebagai ruang sirkulasi udara dan cahaya alami ke dalam masing-masing massa bangunan. Keberadaan bukaan segitiga pada salah satu sudut di masing-masing bangunan juga berfungsi sama, selain juga menjadi karakter tersendiri dalam desain ini.

GAP YANG MEMISAHKAN DAN MENGHUBUNGKAN
Dari sisi pelaksanaan dan konstruksi, luas lahan dan bujet yang terbatas menjadi isu terdepan. Pembagian lahan menjadi dua untuk dua keluarga juga sekaligus menjawab isu tersebut, sekaligus menjadi hal menarik untuk dieksplorasi. DELUTION membuat desain dengan dua massing terpisah yang memiliki modul struktur sederhana untuk efisiensi bujet. Tidak hanya itu, sistem konstruksi rumah tumbuh juga diterapkan dalam proses pembangunan proyek ini sehingga diharapkan dapat menjadi solusi bagi isu-isu keterbatasan tersebut.

Di samping keterbatasan lahan dan bujet yang menantang, kebutuhan untuk membagi satu lahan bagi dua keluarga namun tetap terkoneksi satu sama lain menjadi sebuah tantangan yang cukup spesifik dalam desain ini. Tantangan menarik dalam desain The Twins terletak pada pembagian kebutuhan privasi bagi masing-masing keluarga, kebutuhan ruang, dan upaya untuk menghadirkan keselarasan dua bangunan dalam satu lahan yang sama.

Dalam desain ini, tantangan untuk memisahkan namun juga tetap menghubungkan dua keluarga tersebut dipecahkan dengan membagi bangunan menjadi dua dengan menciptakan gap kecil di antara dua bangunan. Gap kecil ini tidak hanya memisahkan dua massa bangunan dan ruang luar dengan ruang dalam, tetapi juga menghubungkan keduanya secara visual.

Selain itu, gap ini memberikan akses dari bangunan satu ke bangunan lain dan dari luar ruang ke dalam ruang, begitu juga sirkulasi cahaya maupun penghawaan alami dari luar ke dalam bangunan. Lokasi tapak yang hanya dapat diakses melalui gang dengan lebar 1,5 meter menjadi tantangan tambahan pada proses konstruksi proyek ini.

EKSTENSI AREA PUBLIK
Sisi lanskap juga menjadi salah satu hal yang digarap serius oleh DELUTION. Lanskap tidak hanya difungsikan sebagai elemen dekoratif saja, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ekstensi dari interior rumah dan area publik. Sebagai ekstensi dari interior rumah, lanskap The Twins berfungsi juga sebagai area sirkulasi menuju entrance dan menjadi penghubung antara dua ruang komunal pada masing-masing massa bangunan.

Sebagai ekstensi dari area publik, dengan terbatasnya ruang terbuka publik di kawasan padat penduduk dengan akses yang terbatas melalui gang sempit, keberadaan ruang terbuka hijau pada area depan rumah ini dapat juga dimanfaatkan untuk aktivitas-aktivitas bersama dengan tetangga sekitar. Area lanskap depan bangunan dapat mengakomodir kegiatan sederhana, mulai dari tempat parkir gerobak tukang sayur keliling saat pemilik berbelanja sehingga tidak menghalangi jalan hingga sebagai area bersantai ketika pemilik ingin bersosialisasi dengan tetangga di area depan.

DATA PROYEK
Nama Proyek: The Twins
Lokasi: Kebayoran Lama, Indonesia
Selesai: 2019
Luas Tapak: 70 meter persegi
Luas Bangunan: 73 meter persegi
Jumlah Lantai: 2 lantai
Konsultan Arsitektur: DELUTION
Principal Architect: Muhammad Egha, Hezby Ryandi & Fahmy Desrizal
Konsultan Design Interior: DELUTION
Principal Designer: Muhammad Egha
Kontraktor Utama: CRI
Foto: Fernando Gomulya

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.