RTH dan RPTRA Kalijodo

Kawasan Kalijodo yang dulunya terkenal dengan hiburan malam kini bertransformasi. Pasca-penertiban yang dilakukan pada Februari 2016, lahan Kalijodo dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

Dengan didanai oleh CSR pengembang Sinar Mas Land melalui Bumi Serpong Damai Tbk, proyek RTH dan RPTRA merupakan sebuah crash program dari Pemprov DKI Jakarta. Dalam waktu yang sangat ketat, kawasan Kalijodo seluas 3,4 hektare di wilayah Jakarta Utara dan 5.489 meter persegi di wilayah Jakarta Barat diubah menjadi sebuah ruang publik untuk interaksi warga Ibu Kota. Oleh karena itu, dalam pengerjaan proyek ini, koordinasi dan kerja sama yang maksimal antara perencana dan kontraktor menjadi krusial demi mencapai tujuan dari desain yang dikehendaki.

DESAIN GEOMETRI TIGA DIMENSI
Kalijodo terbagi menjadi dua kawasan, yaitu area yang terletak di Jakarta Barat dan bagian yang berada di Jakarta Utara. Dalam penataannya, kawasan Jakarta Barat diperuntukkan menjadi RPTRA, sedangkan ruang terbuka hijau yang dibagi menjadi dua, yaitu area aktivitas dan hutan kota.

Area aktivitas dilengkapi fasilitas yang dapat menjadi activity generator, seperti skate parkamphitheatre, dan function area sebagai fasilitas pendukung kegiatan yang berlangsung. Sementara itu, area hutan kota dijadikan sebagai penghijauan kota, area joging dan bersepeda, serta beberapa titik peristirahatan yang juga dilengkapi kios sebagai tempat pengunjung beristirahat.

Permukaan ruang hijau yang tidak flat dan lebih banyak dihadirkan dengan desain area penghijauan yang menggunakan permainan geometri tiga dimensi. Konsep tanaman menggunakan vegetasi yang tidak membutuhkan banyak perawatan. Oleh karena itu, alih-alih menggunakan tanaman hias dan perdu, ruang hijau diisi rumput dan pohon peneduh. Bangunan di area penataan Kalijodo didesain untuk menjadi sebuah pahatan pada wilayah itu, seperti bangunan penunjang pada area function. Ornamen bangunan yang memadukan budaya Tionghoa dan Betawi pun memperindah bangunan di area Kalijodo. Pada kawasan di Jalan Teluk Gong Raya juga dibuat Monumen Kalijodo yang dirancang seniman Hanafi dengan mengambil konsep sumur kehidupan.

Di lain hal, RPTRA didesain sebagai ruang berinteraksi bagi anak-anak dan orang tua. Kawasan RPTRA dilengkapi taman bermain anak, sarana pendidikan berupa perpustakaan dan kolam gizi, lapangan futsal, jalur refleksi, ruang PKK, dan sebuah ruang serbaguna.

Mengingat kawasan ini merupakan sebuah ruang publik yang dikunjungi banyak orang, bangunan dalam kawasan ini menggunakan material sederhana yang memiliki daya tahan tinggi dengan perawatan yang minim. Beton, bata, dan konstruksi baja dipilih sebagai material untuk seluruh fasilitas publik di kawasan ini.

DATA PROYEK
Nama proyek: RTH & RPTRA Kalijodo
Lokasi: Jakarta Barat dan Jakarta Utara
Selesai: Desember 2016
Area pembangunan: 5.489 meter persegi (Jakarta Barat) dan 3,4 hektare (Jakarta Utara)
Luas area bangunan: 145 meter persegi (RPTRA) dan 1.179 meter persegi (function area RTH)
Jumlah fasilitas: 9
Tinggi bangunan: 4-8 meter
Klien/pemilik: Gubernur DKI Jakarta – Dinas Pertamanan dan Perumahan DKI
Firma arsitek: Han Awal & Partners
Arsitek utama: Ir Yori Antar Awal, IAI
Kontraktor utama: PT Anugerah Mandiri
Mekanik & pengerjaan elektrik: PT Anugerah Mandiri
Insinyur sipil & struktur: PT Arkonin
Foto/gambar: Sinar Mas Land

cplus-ad3