NEWS & EVENTS ONLINE EXCLUSIVE

Pengembang Tambah Pasokan Apartemen Baru Kendati Kondisi Penjualan Stagnan

Pertumbuhan penjualan apartemen di Jakarta mengalami kondisi yang stagnan. Selama kuartal IV-2019, penyerapan unit yang terjual hanya mencapai 87,2% atau turun 0,3% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (QoQ).

Hal ini direspon oleh Ferry Salanto selaku Senior Associate Director Research dari Colliers International Indonesia yang melihat bahwa masih terjadi sentimen negatif terhadap pasar local di Jakarta. Pasar apartemen Jakarta memperoleh tambahan sebesar 2.458 unit di kuartal IV-2019 yang artinya mengalami kenaikan 1,3% (QoQ) dan 4,8% secara tahunan (YoY). Dengan penambahan pasokan baru ini, total pasokan apartemen strata title di Jakarta mencapai 211.944 unit.

Dari sisi harga jual, apartemen-apartemen yang dipasarkan juga mengalami kemandegan di angka Rp34,8 juta per meter persegi atau naik sangat tipis 0,2% (QoQ) selama kuartal IV-2019. Penyebabnya adalah performa penjualan apartemen yang melemah.

Tahun 2020 ini Colliers International Indonesia memprediksi harga jual apartemen strata title di Jakarta hanya mengalami sedikit kenaikan, yakni berkisar Rp35,5 juta per meter persegi. “Tekanan paling besar kemungkinan terjadi di pasar menengah ke bawah, di mana pengembang berusaha menjual unit yang lebih terjangkau,” tambah Ferry.

Tantangan pasar apartemen strata title diprediksi akan tetap berlanjut di 2020 ini, terutama disebabkan investor masih mempertimbangkan keuntungan dari pendapatan sewa yang berimbang dengan harga beli unit. Di sisi lain, penyerapan unit apartemen di tahun ini diperkirakan akan menurun ke angka 85% hingga 86%. Penyebabnya adalah lambatnya pertumbuhan ekonomi yang mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat. “Namun, kami memperkirakan kondisi pasar apartemen akan mengalami pemulihan di tahun 2021,” tutup Ferry. — Construction+ Online