Pembenahan Infrastruktur Labuan Bajo Demi Kejar Target 20 Juta Wisatawan

Sebagai gerbang wisata Pulau Komodo, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo juga merupakan salah satu destinasi wisata yang dikembangkan pemerintah. Destinasi wisata ini ditargetkan untuk dikunjungi oleh 20 juta wisatawan mancanegara.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menata dan membangun sejumlah infrastruktur pendukung di kawasan tersebut. Pada tahun 2017-2018, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah melakukan penataan kawasan di empat lokasi, yakni: Kampung Ujung, Kampung Air, Kampung Tengah, dan Pulau Komodo. Lingkup pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan, antara lain: pembangunan pusat wisata kuliner Kampung Ujung, pembangunan jalan lingkungan di Kampung Tengah, penataan pedestrian Jalan Soekarno-Hatta, penerangan jalan umum, serta pembangunan jembatan di promenade Kampung Air.

Selain itu, Kementerian PUPR juga membangun gerbang, sculpture Komodo, loket ticketing, shelter pengunjung, toilet, signage, jaringan air bersih ke pelabuhan, serta pekerjaan sanitasi berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan kapasitas 170 m3/hari. “Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu, baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku, dan air bersih. Termasuk juga pengolahan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang telah disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW),” jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangannya.

Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Sebagai salah satu destinasi wisata, Labuan Bajo yang berada di Pulau Flores, merupakan gerbang bagi wisatawan yang ingin meneruskan wisatanya ke Pulau Komodo atau Rinca untuk melihat habitat asli komodo. Dengan semakin lengkapnya infrastruktur destinasi wisata, diharapkan semakin banyak pula jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Labuan Bajo. — Construction+ Online

cplus-ad3