PROJECTS

Intermoda BSD City

Bumi Serpong Damai (BSD) merupakan kota mandiri yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land dan dirancang dengan konsep “smart and creative business”. Tipologi bangunan di BSD terdiri dari berbagai proyek mixed-use strategis yang terus bertransformasi. Pada area tengah kawasan BSD City, terdapat variasi program dari fungsi residensial, kompleks pertokoan retail, perkantoran dan juga fungsi edukasi serta fungsi leisure. Beragam variasi program tersebut didukung oleh infrastruktur jalan dan tol yang terus-menerus bertransformasi. Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Sinar Mas Land berupaya meningkatkan mobilitas penduduk dan konektivitas areanya dengan membarui fasilitas transportasi publiknya.

Salah satu usaha pembaruan transportasi publik ini diwujudkan pada proyek Intermoda BSD City, sebuah fasilitas transit-oriented development (TOD) kategori mixed-use yang menjadi salah satu bagian masterplan Intermodal BSD yang didesain oleh PT AECOM Indonesia. Intermoda BSD City yang berada di pusat pengembangan kota mandiri BSD didesain sebagai central transportation hub, dengan moda shuttle bus BSD Link yang terkoneksi langsung dengan kereta api commuter line. Tujuan pengembangan proyek ini adalah untuk meningkatkan konektivitas area dan menjadi transit gateway BSD City, serta menjadi proyek percontohan dengan konsep “Green and Modern TOD” di Tangerang.

ONE STOP SHOP TRANSIT GATEWAY
Transportation hub merupakan fasilitas yang melayani perpindahan pergerakan manusia dan berbagai moda transportasi pada lokasi yang relatif saling berdekatan. Intermoda BSD City terinspirasi dari proyek transportation hub serupa, yaitu Patsaouras Transit Plaza di Union Station, Los Angeles, yang juga mengakomodasi berbagai jenis moda bus. Selain itu, terdapat pula skywalk sebagai akses penghubung Intermoda BSD City dengan eksisting Stasiun Cisauk yang mengakomodasi moda commuter line menuju Jakarta.

Massa bangunan Intermoda BSD City terdiri dari 2 lantai. Massa lantai 1 berupa waiting area dan kid’s playground yang sebagian terdiri dari area hijau untuk vegetasi dan menjulang hingga ke lantai 2. Sementara itu, lantai 2 merupakan area terminal yang didesain dengan konsep efisiensi, sustainability, dan landmark. Massa lantai 2 terhubung dengan Pasar Modern Intermoda di sisi utara melalui tiga connecting bridge dan satu skywalk non-AC sepanjang 300 meter menuju Stasiun Cisauk di sisi barat daya, menjadikannya one stop shop transit gateway menuju berbagai destinasi dengan lebih mudah.

Kehadiran Intermoda BSD City diperkuat dengan adanya Pasar Modern Intermoda. Pada lokasi yang strategis dan didukung dengan akses yang memadai tersebut, fasilitas urban retail ini dihadirkan untuk mendukung usaha kecil menengah (UKM) yang menawarkan produk kuliner hingga fashion. Selain itu, Pasar Modern Intermoda yang terdiri dari 2 lantai juga berfungsi untuk mendukung kelengkapan Intermoda BSD City dengan fasilitas kantin, klinik, lounge, musala, ruang terbuka hijau, kantor operasional terminal, dan toilet publik. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan akses ramp untuk penyandang disabilitas, tangga, lift, dan booth ticketing.

TRANSPORTATION HUB YANG DINAMIS
Tujuan utama desain terminal sebagai transport hub pada proyek ini adalah untuk memudahkan mobilitas individu dan meminimalisasi waktu tunggu, tanpa mengurangi tingkat kenyamanan pengguna jasa transportasi. Dengan akses yang serba mudah, Intermoda BSD City dapat memberikan perlakuan first class kepada para penggunanya.

Bentuk lengkung pada atap merupakan focal point pada keseluruhan bentuk massa Intermoda BSD City. Pemilihan material atap terminal menggunakan kombinasi material baja dan Ethylene Tetra Fluro Ethylene (EFTE) yang inovatif, perawatannya mudah, serta sustainable dan berkualitas tinggi. Desain ini disesuaikan dengan kondisi iklim tropis di Indonesia sehingga terdapat banyak bukaan yang memungkinkan penghawaan alami dihadirkan optimal melalui cross ventilation. Keseluruhan massa Intermoda BSD City menciptakan kesan dinamis, dapat dikenali dan diingat oleh masyarakat umum, serta menghadirkan kualitas desain arsitektur yang lebih baik pada skala lokal.

Keseluruhan masterplan proyek ini didesain sebagai tempat tinggal, bekerja, dan menikmati hiburan dengan area residensial, area bisnis, edukasi, dan fasilitas hiburan yang terintegrasi dengan kualitas lingkungan yang sehat. Dengan adanya kampus baru Universitas Atma Jaya kedepannya, proyek Intermoda BSD City diproyeksikan menjadi sebuah smart creative industry hub pertama dan terbaik di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) maupun Indonesia.

DATA PROYEK
Nama Proyek: Intermoda BSD City
Lokasi: BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Selesai: Januari 2019
Luas Tapak:
30.61 ha pada Fase 1 = 3,29 ha yang terdiri dari
Terminal Bus: 0,86 ha dan
Pasar Modern: 2,43 ha
Luas Bangunan:
Terminal Bus: 4.323 meter persegi;
Pasar Modern: 29.188 meter persegi
Jumlah Lantai:
Terminal Bus (2 lantai): 8 meter;
Pasar Modern (3 lantai): 12 meter
Klien/Pemilik: Sinar Mas Land
Konsultan Arsitektur: PT AECOM Indonesia
Director, Master Planning & Urban Design: Sacha Schwarzkopf
Foto/Gambar:
PT AECOM Indonesia & PT Sinar Mas Land