PROJECTS

Hotel Dialoog Banyuwangi

Banyuwangi, sebuah kabupaten di ujung Jawa Timur, belakangan ini mulai berkembang. Salah satu sektor yang mulai berkembang di kabupaten Banyuwangi adalah pariwisata. Semenjak beroperasinya bandara Blimbingsari, sektor pariwisata di kabupaten ini terus meningkat. Dengan potensi alam yang memukau, Banyuwangi menawarkan berbagai wisata alam yang didukung dengan hadirnya fasilitas hospitality pendukung sektor pariwisata.

Salah satu fasilitas hospitality yang ada di Banyuwangi adalah Hotel Dialoog Banyuwangi yang didesain oleh NXST Architects Planner Interiors. Proyek ini merupakan hotel generasi baru dengan DNA dari grup hotel Alila yang terletak di tepi pantai dan memiliki pemandangan indah melintasi Selat Bali.

MENGANGKAT ELEMEN LOKAL
Sebagai hotel yang memiliki kesinambungan dengan grup Alila, NXST yang telah memiliki pengalaman luas dengan hotel-hotel Alila di Bali ditunjuk oleh klien yang tergabung dengan grup Alila untuk mendesain Dialoog Banyuwangi. Desain dari NXST diharapkan dapat menciptakan kesan ruang yang mencerminkan tipe hotel baru. Konsep desainnya adalah untuk mengembangkan hotel resor dengan sentuhan modern dan kontemporer yang mencerminkan lingkungan alam dan mengintegrasikan aspek elemen desain lokal Banyuwangi dalam desain arsitektur dan interiornya.

Brand Dialoog menjunjung tinggi komitmen untuk menghargai dan menghormati setiap individu, termasuk nilai-nilai budaya setempat. Maka dari itu, NXST mendesain Dialoog Banyuwangi dengan sebuah pendekatan khusus kepada masyarakat lokal dan lingkungan alamnya, seperti menumbuhkan fasilitas praktik hijau serta pembelajaran masyarakat melalui pengalaman yang dikuratori oleh manajemen hotel untuk para tamu untuk memahami masyarakat setempat.

KONSEP MASSING DAN MATERIAL
Konsep massing Dialoog Banyuwangi yang berada di tepi pantai didesain dengan 3 blok massa utama untuk memanfaatkan pemandangan pantai yang indah di sisi timur tapaknya. Ketiga blok massa utama tersebut dapat mengakomodasi kebutuhan ruang hingga 116 unit kamar. Tata ruang kamarnya dibuat sederhana dan menerapkan gaya kontemporer dengan sentuhan Jawa melalui pemanfaatan kain dan karya seni. Setiap kamar hotel memiliki pemandangan ke pantai, termasuk semua kamar standar. Sementara itu, kamar tipe suites yang terletak di ujung 2 blok dibuat menghadap ke laut secara langsung. Desain tata ruang dan sirkulasi sederhananya secara keseluruhan terintegrasi dengan restoran yang juga menghadap ke arah pantai.

Pemilihan materialnya menggunakan bahan-bahan lokal Indonesia, mulai dari produk sanitary, kayu, batu, ubin semen, serta beton bermotif khusus. Sementara itu, beberapa material yang ditonjolkan pada proyek ini, antara lain adalah cement tile, andesite crazy paving, custom concrete roster, textured grey and white paint in ‘super graphic’, skim coat to column and wall, teakwood panelling, river stone cladding, dan synthetic woven panel.

SENTUHAN RESOR
Dengan desain arsitektur dan interiornya yang menarik, Dialoog Banyuwangi ditargetkan bagi anak muda sebagai market di Indonesia yang gemar berpergian, mencari destinasi, dan pengalaman baru di Indonesia dengan kemewahan yang terjangkau. Kemewahan ini didukung dengan berbagai fasilitas yang ada di hotel ini, seperti restoran dengan konsep open air, beach bar, fitness centre, infinity pool dengan pemandangan pantai dan laut, dan spa. Selain itu juga terdapat ballroom dan area pre-function, termasuk cabana di tepi laut dengan kapasitas mencapai 500 orang.

Sementara itu, fitur utama yang ditonjolkan pada proyek ini adalah view yang difokuskan menghadap pantai. Pada saat kedatangan, tamu diarahkan untuk berjalan melalui rumah tradisional joglo menuju area lobi utama dengan pemandangan leluasa berupa vegetasi pohon kelapa dan halaman rumput yang mengarah ke Selat Bali sebagai titik fokus.

Fasad Dialoog Banyuwangi dilengkapi dengan concrete roster dengan pola ‘super graphic’. Penataan lanskapnya dijaga tetap polos dengan mempertahankan pohon kelapa eksisting, serta dilengkapi dengan ranjang melingkar pada area Anggrek Kalajengking untuk bersantai. Taman utamanya mengarah ke dek kolam renang, sementara restorannya memiliki fitur beton sederhana dengan ubin dan meja dari lantai semen yang memberikan aksen tekstur dan warna. Perpaduan restoran, dek kolam renang, dan beach bar membentuk fasilitas dan suasana beach club di depan pantai.

DATA PROYEK
Nama Proyek: Hotel Dialoog Banyuwangi
Lokasi: Jl. Yos Sudarso, Kaliklatak, Klatak, Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi,
Jawa Timur 68421
Selesai: 8 Agustus 2019
Luas Tapak: 15.000 meter persegi
Jumlah Lantai: 4 lantai
Jumlah Ruang: 116 ruang: 92 Deluxe + 24 Suites
Klien: PT Mitra Banyuwangi Selaras
Konsultan Arsitekur: PT NXST Architects Planner Interiors
Principal Architect: Charles Salter, Silvia Tasani, Thy Tran, Sasria
Konsultan Desain Interior: PT NXST Architects Planner Interiors
Principal Designer: Charles Salter, Shinta Siregar, Mala Silviani, Nicolaus Koencoro, Rinjani Wana Fajria
Konsultan Sipil & Struktur: PT Biro Design Wardhana
Konsultan Mekanikal dan Elektrikal: PT Elmes
Quantity Surveyor: PT Reynolds Partnership
Lighting Consultant: Konsep desain oleh PT NXST, in-house design oleh klien
Green Building Consultant: PT NXST, in-house design oleh klien
Konsultan Lanskap: PT NXST + Pesona Selaras Indonesian
Kontraktor:
PT Wijaya Kusuma – Structure, Architecture + Plumbing + FF
PT Sinar Arta Mulia – Electrical + Vac
PT 3d Net Work – It + Electronic
Interior Fit-Out Contractor:
PT Tricon – Finishing Interior
PT Romi Violeta – Work Interior dan beberapa Loose Furniture
Wicker Kane Garcia – Loose Furniture Restaurant
Didu – Bar Furniture + Terrace Chairs
Foto/Gambar:
PT NXST Architects Planner
Interiors dan @socialjunkee

cplus-ad3