INTERIORS

Fat Mermaid Bali

Dibalut desain futuristik yang playful dengan permainan material, warna-warna vibrant, dan pencahayaan yang memukau, Fat Mermaid menghadirkan suasana eklektik, menyenangkan, dan bersemangat yang berpadu dengan kekayaan budaya Bali. Terletak di daerah yang masih kental akan budaya lokal, lokasi yang dekat dengan pantai, dan suasana Pulau Dewata yang mengagumkan, Fat Mermaid menjadi salah satu pilihan restoran untuk bersosialisasi bagi masyarakat lokal maupun turis domestik dan mancanegara.

TEMPAT BERSOSIALISASI BERBAGAI KALANGAN
Berlokasi di Canggu, Kuta Utara, Bali, Fat Mermaid berada di daerah yang masih kental akan budaya lokal, tetapi juga menjadi destinasi kuliner bagi turis asing, karena posisinya yang berdekatan dengan pantai. Didesain oleh ARPOSE Interior Consultant, restoran ini memiliki konsep tropical dengan menerapkan perencanaan ruang terbuka.

Furnitur pada lantai 1 didesain sebagai casual dining, sementara furnitur lantai 2 didesain bernuansa lounge dengan sofa dan bench yang bisa membuat semua kalangan, baik yang ingin menikmati hidangan maupun minum-minum saja merasa lebih nyaman. Konsep desain ini diterapkan untuk mencapai tujuan utama Fat Mermaid, yaitu menjadi tempat bersosialisasi berbagai kalangan.

TANTANGAN DESAIN
Salah satu proses yang harus dihadapi oleh ARPOSE adalah pembelajaran mengenai cara mengatur sirkulasi udara pada restoran dan bar dengan kondisi terbuka, serta melakukan pemilihan material untuk daerah pesisir pantai. Untuk mengatur sirkulasi udara, diaplikasikan perforated panel pada sisi entrance lantai 2 agar udara dapat mengalir ke sisi terbuka lainnya, serta menahan hujan masuk ke area dalam ruang. Untuk memperkuat aliran udara, kipas angin diaplikasikan pada lantai 2. Sementara itu, lantai 1 menggunakan AC untuk mengalirkan supply udara dingin ke area bawah yang akan dibuang ke luar secara alami.

Selain itu, ARPOSE juga melihat potensi dari efek pencahayaan alami yang terjadi pada waktu tertentu. Pada siang hari, cahaya diarahkan untuk jatuh tepat pada area bar dan membentuk pattern dari biasan skylight ke wall planter. Pada pada sore hari, biasan cahaya dari perforated panel akan jatuh ke arah wall planter.

Salah satu tantangan terbesar proyek ini adalah mengenai jarak. Lokasi Fat Mermaid berada di Bali, sedangkan tim desainer dan kontraktor berbasis di Jakarta. Dengan demikian, ARPOSE harus memantau progres yang ada di lapangan secara rutin. Kondisi lokasi yang berada di Bali membuat desainer harus lebih hati-hati dalam pemilihan material yang kuat dan tahan terhadap cuaca tropis.

KARAKTER KONTRADIKTIF
Fat Mermaid merupakan proyek renovasi bangunan yang dibuat sedikit berbeda dengan lingkungan sekitar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, bentuk massa bangunan lama dimodifikasi untuk dengan penambahan elemen greenery, concrete wall, dan bata merah. Pada area depan juga ditambahkan elemen dekorasi berupa instalasi dan mural.

ARPOSE sebagai desainer interior juga bekerja sama dengan desainer grafis sehingga sangat membantu dalam menciptakan restoran ini menjadi lebih hidup dan menarik dengan karakter-karakter yang kontradiktif, seperti Fat Mermaid itu sendiri. Pengembangan karakter-karakter tersebut diambil dari demografi masyarakat yang berada di Canggu, yaitu masyarakat lokal Bali yang masih kental dengan budaya dan folklore-nya, turis domestik, dan mancanegara.

VIBRANT AMBIENCE
Salah satu keunikan restoran ini dapat ditemukan pada layout ruang yang didesain dengan menempatkan bar, DJ booth, dan live music performing area di titik tengah massa bangunan. Selain itu juga terdapat permainan mezanin pada tangga menuju lantai 2. Void yang tercipta dari sisa mezanin menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan live music. Selain itu, ruang tengah pada lantai 1 didesain dengan furnitur yang moveable sehingga dapat difungsikan untuk local market fest atau acara tertentu apabila diperlukan.

Desain Fat Mermaid menonjolkan elemen material dan permainan warna sebagai focal point. Material netral yang ditonjolkan memiliki nuansa earthy, seperti kayu sungkai, bata merah, dan beton. Material tersebut dikombinasikan dengan permainan warna-warna vibrant yang mendominasi ruang. Kombinasi kedua elemen ini dapat dijumpai pada big wall planter yang diberi sentuhan warna dengan permainan terrazzo tiles warna-warni dan neon light untuk tetap menghadirkan vibrant ambience di malam hari. Fat Mermaid menjadi representasi restoran tropis yang menciptakan pengalaman unik hasil kombinasi kuliner dan budaya.

DATA PROYEK
Nama Proyek: Fat Mermaid Bali
Lokasi: Jl. Nelayan No. 33, Kuta Utara, Canggu, Bali
Selesai: 1 Juni 2018
Luas Tapak: 420 meter persegi
Luas Bangunan: 235 meter persegi
Jumlah Lantai: 2 lantai
Tinggi Bangunan: 10 meter
Konsultan Desain Interior: ARPOSE Interior Consultant
Principal Designer: Michael Jonathan & Hardwin Suhendro
Konsultan Branding: Mata Studio
Konsultan Lanskap: Larch Studio
Kontraktor Sipil: RAH Construction
Interior Fit-Out Contractor: Median Cipta Graha Interior
Foto/Gambar: Reinaldo Arvin & For Art’s Sake Photography