PROJECTS

Casa De Montana

Berlokasi di Sentul City, Jawa Barat, Casa de Montana menjadi sebuah interpretasi hunian tropis modern yang merespon tapak dan iklim setempat. Gubahan massanya yang sederhana dengan bentuk atap trapesium yang menonjol menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan hunian ini dengan hunian lain di kawasan sekitar.

HUNIAN UNTUK HARI TUA
Proyek ini didesain oleh Studio Lawang yang berusaha mewujudkan hunian yang unik dan nyaman ditinggali hingga hari tua sesuai dengan permintaan klien. Dengan lokasi yang menunjang, terletak di kaki Gunung Pancar, hunian ini didesain dengan beberapa alternatif desain yang perlu dipertimbangkan, termasuk kemudahan aksesibilitas desain tangga yang landai dan adanya kamar di lantai bawah.

Lokasi Casa de Montana juga berhadapan langsung dengan anak sungai dengan tapak berbentuk trapesium pada bagian hoek. Sejak awal, Studio Lawang merespon bentuk trapesium tersebut dengan dua sumbu tapak yang berbeda, yakni garis sumbu yang sejajar dengan dinding tetangga dan sumbu yang sejajar dengan jalan. Dari segi lokasi pada hoek, tapak tersebut memungkinkan view yang tidak terhalang ke arah sungai. Permainan fasad pada hoek juga dapat dioptimalkan untuk pencahayaan alami dalam ruang.

Proses desainnya mempertimbangkan kondisi iklim setempat yang memiliki dua kemungkinan ekstrim, yakni panas luar biasa atau curah hujan yang tinggi. Kedua kemungkinan ini direspon dengan penerapan shading element berupa tritisan atap yang lebar sebagai respon pertama untuk menahan tampias air hujan dan paparan sinar matahari langsung. Untuk merespon penghawaan dalam ruang, didesain ventilasi dan atap tinggi. Untuk merespon hubungan dengan tetangga sekitar, lantai dasar diangkat secukupnya dari level jalan sebagai sikap membuka diri atau berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Tantangan desain yang harus dihadapi adalah muka terpanjang bangunan yang menghadap sisi barat. Hal ini direspon dengan memberi shading element berupa tritisan atap yang lebar. Sementara itu, dinding lantai dua yang terpapar langsung sinar matahari dibuat lebih tebal dengan memberikan celah antara dua dinding bata sebagai insulasi sehingga dapat menahan panas matahari agar tidak dapat menembus ruang dalam bangunan.

MATERIAL DAN KONSTRUKSI
Proyek ini memanfaatkan material sederhana, seperti dinding bata plester yang kemudian dicat, batu alam lokal, dinding kamprot, genteng beton, dan besi hollow untuk railing. Dinding luar pada lantai pertama menggunakan material batu palimanan yang merupakan salah satu batu alam asli Jawa Barat. Material lantai area utama dan dinding aksen area tangga menggunakan homogenous tile dengan pola yang sama. Sementara material atap beton yang dipasang memiliki tiga kemiringan berbeda, yakni normal (38 derajat), curam (60 derajat), dan tegak sebagai dinding.

Berada dekat dengan kota Bogor yang memiliki curah hujan cukup tinggi menyebabkan tim lapangan harus melakukan improvisasi saat melakukan proses pengerjaan proyek ini, khususnya selama masa awal pembangunan, pembuatan pondasi, serta area dalam selama bangunan belum beratap. Namun, saat bangunan hampir selesai, curah hujan yang tinggi ini justru membantu tim lapangan untuk memeriksa kembali integritas bangunan terhadap hujan dan angin.

INTERPRETASI HUNIAN TROPIS MODERN
Bentuk gubahan massa Casa de Montana merupakan interpretasi hunian tropis modern yang merespon tapak dan iklim setempat. Posisi bukaan-bukaan ditempatkan secara strategis agar pemilik rumah dapat menikmati pemandangan sekitar dengan leluasa, namun tetap dapat menjaga privasi dan mencegah penetrasi panas matahari pada bukaan-bukaan tersebut. Setiap ruangan dalam rumah didesain supaya sinar matahari dapat masuk secara optimal sehingga menghemat penggunaan listrik di siang hari.

Hunian ini memiliki titik tertingginya pada observation deck. Di lokasi ini pemilik rumah dan tamu dapat bersantai dan menikmati pemandangan 360 derajat, termasuk ke arah Gunung Pancar dan sekitarnya.

Terdapat taman yang terletak di tengah tapak, dikelilingi tiga sisi bangunan yang memungkinkan area ini dapat dinikmati oleh lebih banyak ruangan, termasuk area servis. Pada lantai dasar, ruang keluarga dibuat terbuka sehingga seluruh ruangan terhubung dan menciptakan suasana dinamis untuk mendukung komunikasi anggota keluarga. Pengolahan ini ditunjang dengan void yang mengoptimalkan view dan sinar matahari masuk ke area utama.

DATA PROYEK
Nama Proyek: Casa de Montana
Lokasi: Sentul City, Bogor, Jawa Barat
Selesai: 2017
Luas Area: 500 meter persegi
Gross Floor Area: 500 meter persegi
Jumlah Lantai: 2,5 lantai
Jumlah Ruang: 8
Konsultan Arsitektur: Studio Lawang
Principal Architect: Patrisius Marvin Dalimartha, IAI
Konsultan Sipil & Struktur: Hendro Ong (Grand Optima Design)
Konsultan Pencahayaan: Studio Lawang
Quantity Surveyor: Tjha Hence
Kontraktor Utama: Surjono Utomo, PT Cahaya Kurnia Utama
Foto/Gambar: Mario Wibowo Photography

cplus-ad3